Sukses

Kata “nyinyir” kian ramai digunakan untuk menyebut orang yang suka berpendapat negatif. Benarkah suka nyinyir termasuk gangguan kejiwaan...

Gangguan Bipolar

Info penanya: Pria, 19 Tahun

Permisi dok, saya akhir akhir ini mengalami perasaan tidak enak dok, sulit bagi saya untuk menjelaskan. Yang saya alami ini mungkin tidak akan dimengerti oleh orang lain. Yang saya alami ini seperti gangguan ke mental sepertinya. Saya juga selalu mengalami perubahan mood yang sangat drastis. Saya tahu penyebabnya dari perubahan mood drastis itu, akan tetapi sulit bagi saya untuk menjelaskan penyebabnya dikarenakan saya tidak bisa menjelaskannya dengan bahasa tetapi saya hanya bisa merasakannya dan memikirkannya saja. Kadang jika mood saya sudah berubah drastis, saya selalu bingung mau ngomong apa ke orang. Yang tadinya saya bahagia dan aktif sekali tiba tiba saja saya menjadi sangat pendiam dan enggan untuk bergaul dikarenakan saya kebingungan mau ngomong apa. Dan saya pun kadang kadang suka berpikiran aneh ataupun negatif, sulit bagi saya untuk melupakannya jika sudah terpikirkan. Saya mohon solusinya dok untuk gangguan ini dan tolong jelaskan ini tuh gangguan apa dok Awalnya saya sudah mulai mengalaminya dari kelas 10 sma dok Terimakasih dok.

Bipolar

Info penanya: Pria, 17 Tahun

dok saya sering membaca tentang bipolar dan ciri cirinya sama dangan yang saya sering alami apakah saya mengalam bipolar dok

Bipolar?

Info penanya: Pria, 24 Tahun

Dok, saya mau tanya.saya kena gangguan jiwa ringan, saya liat di beberapa situs dan web saya terkena bipolar, apa solusinya dok agar saya bisa sembuh ?

Mood cepat berubah

Info penanya: Wanita, 18 Tahun

Mood cepat sekali berubah,saya sering sekali menangis padahal saya merasa sedang gembira dan kaki saya sering sekali lemas dan gemetaran. Apakah itu gejala penyakit serius?

Gangguan Mood, Bagaimana Mengatasinya?

Info penanya: Wanita, 19 Tahun

Hallo dok, nama saya Natasha. Saya seorang mahasiswi semester3. Saya sering kali merasa takut terhadap banyak orang, suasana yg ramai dan hal tersebut membuat saya sangat sulit beraktivitas. Saya sulit untuk bergaul sejak saat kecil, saya selalu merasa takut akan orang2 di sekitar saya. Saya juga susah membangun hubungan dengan orang lain (kerja kelompok, bersahabat, pacaran) saya seringkali cenderung untuk menyakiti mereka (baik tindakan atau perkataan saya terhadap mereka). Saya juga sulit beraktivitas di diluar krna saya selalu lebih memilih berdiam diri di kemar. Dan ketika saya mengalami stress dan tekanan yg sangat kuat saya merasa hilang kontrol sehingga mulai menyakiti diri sendiri. Saya merasa menyerah akan hidup saya. Mood saya juga gampang berubah, jika saya dalam mood yg buruk saya akan merasa sedih bahkan saya bisa merasakan sedih yg berlebihan. Selama ini saya selalu memandam semua hal untuk diri sendiri, saya tidak pernah menunjukan bahwa saya sedang sedih tertekan dan sebagainya. Saya selalu menunjukan hal2 baik, tersenyum berbincang dgn teman seperti tidak ada masalah. Namun setelah saya kembali sendiri, saya mulai merasakan kekosongan kesepian dan kesedihan itu lagi. Saya tidak tahu apa yg terjadi pada diri saya, saya tidak berani untuk berbicara pada orangtua. Hal ini sudah saya alami sejak kecil, dan semakin saya dewasa hal tersebut tidak kunjung membaik malah semakin sering saya mengalaminya.

Mengatasi Depresi

Info penanya: Pria, 21 Tahun

Dear Dokter, saya dalam kurun waktu 1 tahun, memiliki gejala sebagai berikut : 1) Saya merasa sedih, tenggelam dalam kesedihan atau tidak bahagia 2) Saya tidak bisa berkonsentrasi atau fokus, hal ini menganggu saya dan memperlambat saya dalam mengerjakan tugas kuliah 3) Saya merasa lelah; tidak memiliki energi, bahkan setelah saya tidur yang cukup 4) pada suatu waktu saya dapat merasa bahagia "like i'm on top of the world" dan seketika merasa hampa dan sedih 5) saya memiliki pemikiran bahwa saya tidak berharga, dan tidak memiliki harapan 6) saya memiliki bayangan akan kematian, ketika saya sedang merasa sangat sedih 7) seketika berat badan saya meningkat drastis 8) pada suatu saat saya merasa saya membutuhkan teman, sedangkan kemudian saya akan merasa tidak membutuhkannya. bahkan tidak jarang saya membatalkan janji pertemuan secara sepihak 9) saya merasa kesulitan untuk berkonsentrasi ketika mengerjakan tugas kuliah 10) saya takut ketika hal ini sudah tidak terkendali saya akan kehilangan nyawa saya atau kehilangan kendali Apakah yang saya alami ini merupakan depresi atau Bipolar Disorder?

Gangguan Mental - #249538

Info penanya: Pria, 20 Tahun

Dok, saya pny masa lalu, dmn ayah saya dulu pernah menyakiti ibu sy krn perempuan lain, ibu menafkahi saya dari lahir hingga skrg. Skrg ayah udah berubah. Waktu kecil sy sering dipukul, sampe hidung berdarah. Saat ini saya 20th, saya menemukan laki2 yang tepat. Saya ldr selama 2 tahun, sikapnya persis spt ibu saya. Saya sudah bilang kalo saya tidak ingin sedikitpun beliau mengkhianati saya. apapun itu. Sikap2nya membuat saya percaya. Pekerja keras, bertanggung jawab, jadi harapan orang tua, bisa mengatasi saya yang masih labil. Ketika kita udah ga ldr lagi (sy balik ke kampung saya, baru 4 bulan), tepatnya bulan kmrn ia berkomunikasi dgn mantannya, komunikasi bukan antar seorang teman, ia minta foto mantannya, vc, bilang jangan chat krn mau ketemu saya. Seketika harapan saya hancur sekali, kepercayaan saya udah gaada lagi. Yg saya tau beliau cuek, fokus ke karir, beliau bersama saya benar2 dari nol, dari yg nyari duit susah sampe jd direktur skrg ini. Sejak saat itu (kejadiannya 21 mei 2018) saya selalu nangis, setiap detik,setiap dimanapun. Mood saya hancur, dari kecil ketika saya disakiti saya selalu melawan, selalu menyakiti diri saya dan orang tsbt. Jadi saya selalu bekeinginan untuk menghancurkan fisik beliau dan masa depannya. Termasuk pula diri saya, saya memukuli wajah saya hingga bengkak, badan saya say pukul. Setiap hari pertengkaran terjadi selama 1bulan ini. Didepan umum saya pernah berkelahi, karena sikapnya yg ga support saya yg lg down gini. Saya pukul beliau, saya gigit dalam, gigit tangan,perut, sampe semua orang marah dengan saya. Saya benci dikhaianti. Tiap saat saya selalu melamun, biasanya kalo sy galau krn laki2, saya selalu makan banyak, tapi dengan keadaan ini, saya tidak mau makan, sudah sebulan saya cuma makan nasi 4-6x (hanya 2 sendok), berat badan saya dr 62 menjadi 55. Saya kadang bisa gelisah sendiri, kalau beliau salah sedikit saya langsung marah menjerit. Saat bersama teman2 saya, saya selalu tertawa terbahak2 bahkan paling kencang, nanti kalo udah dirumah, saya menangis sejadi2nya. Teman2 beliau blg saya spt kesurupan. Apa saya menderita Borderline Personality disorder? Tolong balas dok, saya butuh pandangan.

Pertanyaan Seputar Gangguan Bipolar

Info penanya: Pria, 27 Tahun

Halo dok saya alvin penderita bipolar disorder Saya sudah 8 tahun mengkonsumsi Obat antipsikotik Berikut obat yang saya konsumsi 2 tahun terakhir 1. Abilify - 15 mg 2. Hexymer 3. Resperidone - 2mg 4. Depakote er 500 5. Sizoril - 25 mg Ingin menanyakan apakah benar efek samping obat antipsikotik dapat menyebabkan kerusakan Saraf dan otak untuk jangka panjang? Saya jadi pesimis akan masa depan saya Mohon infonya ya dok Terima kasih - alvin Berikut sumber yang saya dapat : https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/2252596/walau-diresepkan-dokter-obat-obat-ini-punya-efek-samping-berbahaya/5/

Sedih Tanpa Sebab

Info penanya: Pria, 23 Tahun

Hi Dok! Saya terkadang suka merasakan sesak (sesak bersedih ingin nangis) secara spontan/tiba-tiba tanpa alasan.. sebenarnya sudah lumayan lama saya alami.. tapi baru beberapa hari yang lalu saya sharing dengan teman dan malah disuruh ke psikiater? apakah yang saya alami itu sebuah penyakit dok, apakah sebahaya itu dok? Thank you dokter, Semoga dokter selalu berbahagia