Sukses

Pemenang kontes Putri Indonesia tahun 2015

Anindya Kusuma Putri ialah pemenang kontes Putri Indonesia tahun 2015. Ia lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 3 Februari 1992. Anindya Kusuma Putri merupakan wakil ketiga dari Jawa Tengah yang berhasil memenangkan kontes Putri Indonesia setelah Agni Pratistha (Putri Indonesia 2006) dan Maria Selena (Putri Indonesia 2011). Ia resmi menerima mahkota Putri Indonesia pada 20 Februari 2015 menggantikan Elvira Devinamira yang merupakan Putri Indonesia 2014. Selain berkiprah di tanah air, Anindya Kusuma Putri juga mewakili Indonesia ke dalam kontes Miss Universe 2015 dan berhasil masuk ke dalam 15 besar dalam ajang pemilihan tersebut. Anindya juga memiliki prestasi yang mengagumkan. Ia pernah menjadi pemenang Gadis Sampul tahun 2008, IM3 Young Ambassador tahun 2009, Runner-up 1 Putri Indonesia Jawa Tengah pada tahun 2011, President at AIESEC Local Committee Universitas Diponegoro tahun 2013-2014, dan Duta Muda Indonesia dalam "The 41st Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program 2014 (SSEAYP)".

Seksinya Putri Indonesia 2015 dengan Gaun Transparan


Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri, kembali tampil seksi. Namun kali ini, ia tak mengenakan bikini seperti beberapa waktu lalu, melainkan sebuah gaun panjang. Gaun putih dari bahan lace warna putih itu melekat di tubuh indah sang putri. Meski menerawang, tetapi gaun itu dilapisi kain warna kulit. Dengan bahan tersebut, Anindya terlihat sangat seksi dengan menonjolkan lekuk tubuhnya. Dalam foto yang diunggah Anindya Kusuma Putri di akun Instagram pribadi, Minggu (3/4/2016), presenter Jejak Petualang ini mengenakan salah satu gaun hasil karya Leo. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah menemukan jalan atas mimpinya selama ini.

Lepas Mahkota, Anindya K. Putri Lirik Layar Lebar


Kepada Liputan6.com, dara asal Semarang ini mengaku tak akan menolak tawaran kerja yang datang. Hanya saja, untuk langkah awal, Anin ingin mencoba peruntungannya di layar lebar. "Kalau ada tawaran atau pekerjaan (dunia hiburan) aku nggak akan menolak. Cuma kalau aku, senangnya mungkin lebih film atau presenter outdoor. Kalau sinetron sih nggak kayaknya," kata Anindya K. Putri di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016). "Saya disarankan Pak Ahok, Putri Indonesia dijadikan batu loncatan saja. Kalau Pak Ahok bisa banyak memberikan manfaat dan perubahan dengan jadi Gubernur DKI. Kalau aku juga ingin (perubahan) anak mudanya untuk berkembang," ucapnya.