Pentingnya Kebersihan Tangan

Makan Pakai Tangan, Berbahaya atau Tidak?

319 views

dr. Jessica Florencia

Ditulis oleh:

dr. Jessica Florencia

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Makan pakai tangan adalah kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat Indonesia. Amankah?


Makan Pakai Tangan, Berbahaya atau Tidak?
Makan Pakai Tangan, Berbahaya atau Tidak?

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, makan dengan menggunakan tangan memang lebih menyenangkan daripada menggunakan sendok dan garpu. Apalagi jika dilakukan saat menyantap nasi hangat, ikan asin, sambal, lalap, dan kerupuk. Tapi seberapa aman hal ini?

Tangan merupakan bagian tubuh yang bisa saja dipenuhi oleh kuman, baik yang berbahaya maupun tidak. Kondisi ini terkait dengan fungsi tangan, yang digunakan untuk menyentuh berbagai hal. Sehingga anggota tubuh yang satu ini kerap dihinggapi banyak kuman.

Sebenarnya, makan pakai tangan tidak berbahaya. Tindakan ini baru dinyatakan berbahaya jika kebersihan tangan tidak diperhatikan. Ini karena tangan menjadi penyebab dari sekitar 80% penyakit yang ada.

Tak perlu heran dengan angka tersebut. Pada 1 telapak tangan anak kecil saja, dalam suatu waktu, dapat ditemukan 37.500-90.000 kuman. Sedangkan pada 1 telapak tangan orang dewasa, jumlah kuman dapat mencapai 5-8 kali lipatnya.

Untuk itu, mencuci tangan merupakan syarat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Apalagi jika Anda ingin makan pakai tangan. Bukan sembarang mencuci tangan, tetapi mencuci tangan dengan baik dan benar.

Bagaimana mencuci tangan yang benar? Selain telapak dan punggung tangan, bersihkan juga sela-sela jari dan kuku dengan sabun. Lalu bilas dengan air hingga bersih dan keringkan.

Jadi, makan apa hari ini? Apapun cara yang Anda pilih untuk mengonsumsinya –baik tangan maupun sendok, jangan lupa jaga kebersihan tangan, ya.

(NB/RH)

Baca Juga:

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Tanya Dokter







©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media