Makanan Pendamping ASI

Makanan Bayi Tak Harus Hambar, Lho!

377 views

dr. Ratih Puspita, Sp.A

Ditulis oleh:

dr. Ratih Puspita, Sp.A

Redaksi Medis

Spesialis Anak

KlikDokter.com

Ternyata bayi sudah bisa mengenal rasa asin sejak usia 4 bulan. Jadi, bolehkah memberikan garam pada makanan bayi?


Makanan bayi Tak harus Hambar
Makanan Bayi Tak Harus Hambar, Lho!

Banyak orangtua tidak mengetahui bahwa bayi sudah dapat mengenal rasa sejak usia yang cukup dini. Studi menunjukkan bahwa preferensi rasa asin muncul pada usia kurang lebih 4 bulan dan menetap sampai usia 2 tahun.

Berdasarkan fakta tersebut, pemberian MPASI juga perlu memperhatikan rasa. agar bayi Anda mau menerima makanan dengan baik. Garam merupakan salah satu pemberi rasa pada makanan yang bisa Anda gunakan.     

Pemberian garam pada makanan bayi dapat membantu meningkatkan akseptabilitas makanan (bayi lebih mudah menerima makanan), serta membantu proses perkembangan pengenalan rasa. Meskipun demikian, pemberian garam harus memperhatikan kebutuhan dan batas asupan garam pada bayi.

Sayangnya sampai saat ini, belum banyak rekomendasi mengenai jumlah asupan garam yang dianjurkan pada bayi. Berikut adalah rekomendasi asupan garam menurut Institute of Medicine & Health Canada.

 

Jumlah asupan yang cukup

Batas atas

Bayi 0-6 bulan

120 mg/hari

Tidak ada data

Bayi 7-12 bulan

370 mg/hari

Tidak ada data

Anak 1-3 tahun

1000 mg/hari

1500 mg/hari

Anak 4-8 tahun

1200 mg/hari

1900 mg/hari

Remaja 9-13 tahun

1500 mg/hari

2200 mg/hari

Rekomendasi lain menyarankan asupan maksimal garam pada bayi (0-12 bulan) adalah 1000 mg per hari. Sedangkan pada anak 1-3 tahun adalah 2000 mg per hari.

Pemberian makan yang ideal adalah menggunakan MPASI yang dimasak sendiri dengan pemberian garam secukupnya. Bila memberikan MPASI instan atau kemasan, hendaknya orangtua memilih MPASI yang khusus diproduksi untuk bayi.

Selain itu, MPASI tersebut sebaiknya sudah mendapatkan izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Dengan demikian Anda dapat melihat apakah komposisinya telah mengikuti ketentuan.

Asupan garam yang berlebihan biasanya bersumber dari makanan olahan kemasan, seperti daging olahan, daging yang dikemas dalam kaleng, atau roti. Semoga info ini membantu dalam pemberian MPASI bayi.

[RS/RH]

Baca Juga:

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Tanya Dokter





©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media