Makanan Pendamping ASI

Kiat Hemat Membeli Makanan Organik untuk Si Kecil

1081 views
Makanan organik dikenal memiliki banyak keunggulan, namun harganya bisa jauh lebih mahal. Untuk menyiasatinya simak ulasan berikut.


Kiat Hemat Membeli Makanan Organik untuk Si KecilKebanyakan orang apabila berada pada pilihan makanan nonorganik atau makanan organik, tentu saja akan lebih banyak yang memilik makanan organik. Rendahnya kontaminasi dari pestisida merupakan salah satu alasannya. Untuk bayi yang baru mendapatkan makanan padat, ingin sekali rasanya kita sebagai orangtua memberikan makanan dengan bahan terbaik.

Sayangnya, kendala yang sering kali ditemui adalah makanan organik tersebut harganya jauh lebih melambung daripada makanan nonorganik. Harga makanan organik bisa mencapai 20% lebih mahal dibandingkan makanan nonorganik. Sebenarnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyiasati hal ini. Berikut penjelasan lengkapnya:

Mulai dengan hal sederhana

Untuk mengimbangi kebutuhan makanan sehari-hari, apabila setiap hari menggunakan ayam atau daging sapi organik setiap hari tentunya akan sangat mahal. Mulailah dengan makanan seperti buah, kentang, seledri, dan sayuran lainnya yang lebih terjangkau.

Beli dalam kemasan besar

Bukan merupakan rahasia lagi apabila membeli dalam kemasan besar akan membuat harga lebih murah. Apabila ingin lebih murah lagi, ajak keluarga dan teman dekat untuk membeli secara bersamaan.

Belanja barang organik di toko organik

Menanggapi banyaknya permintaan barang organik di pasaran, saat ini semakin banyak toko khusus organik yang menawarkan jasanya baik secara online maupun konvensional. Toko khusus organik biasanya menawarkan tidak hanya satu atau dua jenis makanan organik untuk dipilih konsumen. Karena itu, konsumen akan memiliki pilihan yang lebih banyak, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing keluarga.

Borong di toko grosir

Bukan hal baru bahwa membeli barang di toko grosir akan lebih murah. Namun memang lokasi toko grosir di setiap kota besar tidak terlalu dekat dengan pemukiman. Karena transportasi yang tidak dekat, sebisa mungkin barang yang dibeli tidak sedikit. 

Bergabung dengan klub organik

Klub organik akan menghubungkan orang-orang yang tidak kita kenal dengan kesukaan yang sama, yaitu barang organik. Di klub ini, kita bisa mendapatkan informasi di mana mendapatkan barang organik murah atau malah bisa sharing belanja barang organik dalam jumlah banyak untuk dibagi ke dalam porsi kecil. Selain itu, bisa saja salah satu anggota klub gemar menanam sayur-buah sendiri sehingga kita bisa mendapatkan kiat menanam atau bahkan mendapatkan sayur-buah secara gratis.

Kunjungi petani

Bagi Anda yang tinggal di kota, tidak ada salahnya mengunjungi petani yang berada di pinggiran kota Anda. Anda bisa memesan sayur-buah yang tidak menggunakan pestisida kepada petani. Tentu saja, sebelumnya kumpulkan pesanan terlebih dahulu dengan klub organik Anda agar harganya semakin murah.  

Tanam sendiri

Bagi Anda yang memiliki lahan tidak terpakai di pekarangan rumah, tidak ada salahnya untuk mencoba bercocok tanam sendiri. Bahkan asalkan Anda memiliki sedikit ruang terbuka yang terpapar sinar matahari, hal ini sudah cukup untuk bisa menanam sayur-buah dalam ukuran mini. Walaupun hanya pohon timun, tomat, ataupun stroberi yang kecil, ini tentu lumayan untuk mengurangi pengeluaran bulanan.

Pilih produk organik yang komersial

Sayur dan buah adalah makanan organik yang mudah diperoleh karena sudah dibudidayakan secara lokal. Tetapi bahan lain seperti daging, telur, atau produk olahan susu jauh lebih sulit ditemukan. Kalaupun ada, biasanya harganya jauh lebih mahal karena masih diimpor. Sama halnya dengan bahan pangan olahan, seperti aneka mi dan pasta, olahan daging, dan sebagainya.

Untungnya, semakin banyak swalayan yang menjual produk makanan kemasan yang aman, sehat, dan berlabel organik. Bahkan kini sudah ada makanan bayi yang berlabel organik seperti Milna Bubur Bayi Organik, yang dijual di swalayan konvensional maupun toko-toko kecil lainnya. Harganya sangat bersahabat dan rasanya sesuai dengan selera anak Indonesia. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi kesulitan mencari bahan makanan organik untuk bayi.

Sebagai upaya dalam melengkapi rangkaian produk nutrisi dan menjawab kebutuhan nutrisi bayi, Milna mempersembahkan Milna Bubur Bayi Organik. Terbuat dari 95% bahan pangan organik berkualitas tinggi dan memiliki sertifikat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menjadikan Milna Bubur Bayi Organik sebagai satu-satunya MPASI organik yang diproduksi di Indonesia. Tersedia dalam dua rasa, yaitu beras merah dan kacang hijau yang tinggi protein, kalsium, zat besi, 12 vitamin, dan 8 mineral.

Di samping itu, sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku, produk Milna tidak memiliki kandungan bahan MSG dan pengawet. Kombinasi antara proses dan pemilihan bahan baku serta bahan kemas merupakan faktor utama yang menentukan umur simpan produk Milna.

Rangkaian produk nutrisi Milna lainnya terdiri dari:

1. Milna Biskuit Bayi (Untuk usia 6 bulan ke atas)

Keunggulan:

Kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi.

Vitamin C & E berperan sebagai antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Zat besi merupakan mineral penting untuk pembentukan sel otak.

11 vitamin & 5 mineral untuk menunjang pertumbuhan.

2. Milna Bubur Bayi Reguler (Untuk usia 6 bulan ke atas)

Keunggulan:

Omega-3 & Omega-6 untuk mengoptimalkan perkembangan otak.

Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Zat besi merupakan mineral penting untuk pembentukan sel otak.

12 vitamin & 10 mineral untuk menunjang pertumbuhan.

3. Milna Toddler Biscuit (Untuk usia 12 bulan ke atas)

Biskuit yang diperkaya dengan kalsium dan DHA untuk menunjang kecerdasan anak. Terdiri dari dua rasa, yakni keju dan cokelat.

4. Milna Toddler Instant Pudding (Untuk usia 12 bulan ke atas)

Puding instan bergizi yang tinggi kalsium dan tanpa bahan pengawet. Tersedia dalam rasa cokelat dan stroberi.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Tanya Dokter





©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media