Sosial & Lingkungan

Orang Perfeksionis Berisiko Cepat Lelah, Benarkah?

10059 views

dr. Dewi Ema Anindia

Ditulis oleh:

dr. Dewi Ema Anindia

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Orang perfeksionis cenderung selalu menuntut akan suatu kesempurnaan dari apa yang dikerjakannya. Lalu, benarkah orang perfeksionis berisiko cepat lelah? Berikut ulasannya.

Orang Perfeksionis Berisiko Cepat Lelah, Benarkah?Apakah Anda merasa bahwa Anda merupakan seseorang yang perfeksionis? Apabila jawabannya ya, pernahkah Anda mengalami kelelahan yang berlangsung secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama?

Ternyata, di dalam penelitian yang dipublikasikan di dalam Psychology & Health disebutkan bahwa sifat perfeksionis mempunyai peranan penting dalam terjadinya sindroma letih dan lesu kronis. Selain itu, sifat perfeksionis juga dapat memicu timbulnya beberapa penyakit lain, seperti penyakit otot, dan penyakit saluran cerna.

Sindroma letih dan lesu kronis adalah suatu kumpulan gejala yang didominasi oleh perasaan letih dan lesu, serta terdapat masalah kognitif pada penderitanya. Penyebab dari sindroma ini masih belum diketahui secara jelas.

Di dalam studi tersebut juga disebutkan bahwa banyak pasien yang menderita sindroma letih dan lesu kronis mempunyai kepribadian yang ambisius dan perfeksionis. Selain itu, pasien yang menderita sindroma letih dan lesu kronis juga mempunyai kecenderungan untuk mengkritik diri sendiri sehingga memaksa dirinya untuk bekerja hingga kelelahan.

Pada model biopsikososial, sindroma letih dan lesu kronis menunjukkan bahwa stres dan personalitas seseorang mempunyai peran penting dalam timbulnya kelelahan yang kronis dan tidak bisa dijelaskan.

Pada orang-orang perfeksionis yang maladaptif, mereka biasanya akan cenderung mengkritik dirinya sendiri dan berpikir bahwa hal tersebut dilakukan untuk mengatasi stres sehingga termakan oleh rasa menyalahkan dirinya sendiri daripada melakukan sesuatu aksi yang lebih konstruktif. Hal-hal yang disebutkan tadi merupakan faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya sindroma letih dan lesu kronis.

Apa yang bisa dilakukan? Diharapkan dengan dilakukannya intervensi cognitive-behavioral yang menargetkan perfeksionisme dapat memperbaiki bagaimana seseorang mengatasi stres. Selain itu, hal ini juga secara tidak langsung akan memperbaiki kondisi sindroma letih dan lesu kronis yang terjadi.

Selain menderita sindroma letih dan lesu kronis, seseorang yang perfeksionis juga bisa mengalami kelelahan adrenal. Gejala dari kelelahan adrenal adalah sulit bangun di pagi hari, kelelahan yang tidak hilang dengan tidur, kadar gula yang selalu rendah, pusing ketika berdiri, dan sering sakit.

Perfeksionis neurotik adalah seseorang yang tidak pernah merasa puas. Atau dengan kata lain adalah seseorang yang sangat ambisius untuk mencapai suatu tujuan yang tidak mungkin dan selalu mengukur dirinya sendiri berdasarkan pencapaian dan produktivitasnya.

Seorang yang perfeksionis, ketika ia mengerjakan sesuatu, ia tidak akan memedulikan kesehatan dan hubungan personalnya. Perfeksionis biasanya mengalami kecemasan, tidak percaya diri, diliputi rasa bersalah yang terus-menerus, kelainan makan, depresi, stres, adiksi obat, dan banyak kelainan personal lainnya yang dapat merusak hubungannnya dengan orang lain.

Apabila Anda merupakan seseorang yang perfeksionis, berbicaralah kepada orang di sekeliling Anda mengenai hal tersebut, juga mengenai efek negatif yang Anda alami di kehidupan Anda sendiri.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meredam rasa perfeksionis, misalnya:

  • Mencoba untuk bisa memaafkan diri sendiri.
  • Incarlah kehidupan yang seimbang, bukan yang sempurna.
  • Jangan membuat suatu tujuan yang tidak mungkin.
  • Selesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu dan energi yang dimiliki.
  • Berbuat baiklah terhadap diri sendiri.
  • Bicarakan hal yang positif tentang diri Anda.
  • Nikmatilah hidup dan berikanlah diri Anda pujian untuk kesuksesan yang Anda dapatkan apabila Anda melakukan sesuatu dengan cara yang sehat.
  • Cintailah diri Anda.
  • Jangan mengkritik diri Anda secara berlebihan.
  • Ketahuilah bahwa Anda orang biasa yang memiliki kemampuan terbatas.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Tanya Dokter





©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media