Sehat & Bugar

6 Kesalahan Saat Berolahraga yang Paling Umum Terjadi

6447 views

dr. Dyan Mega Inderawati

Ditulis oleh:

dr. Dyan Mega Inderawati

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Olahraga yang awalnya bertujuan untuk membuang kalori dapat menjadi tidak efektif akibat terjadinya kesalahan saat berolahraga. Apa saja kesalahan yang paling umum terjadi saat berolahraga? Berikut ulasannya.

6 Kesalahan Saat Berolahraga yang Paling Umum TerjadiKlikDokter.com - Pernahkah Anda merasa bahwa olahraga yang Anda lakukan tidak memberikan efek apapun terhadap berat badan Anda? Bukankah olahraga seharusnya bertujuan membuang kalori yang kemudian akan menurunkan berat badan?

Ada beberapa kesalahan saat berolahraga yang mungkin tidak Anda sadari. Akibatnya, hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan yang Anda harapkan.

Kesalahan saat berolahraga yang paling umum dilakukan, antara lain:

1. Kesalahan saat berolahraga: Semakin berkeringat, semakin baik

Mungkin banyak dari kita yang ketika berolahraga dan sudah mengeluarkan keringat menganggap sudah cukup membuang kalori. Ternyata prinsip ini salah. Ini merupakan salah satu kesalahan saat olahraga yang kerap terjadi. Keringat yang dikeluarkan tidak sama dengan jumlah kalori yang dibakar saat Anda berolahraga. Keringat yang Anda keluarkan berisi cairan yang akan segera tergantikan bila Anda meminum banyak air setelah berolahraga. Jadi, bila keringat yang dihasilkan saat berolahraga berjumlah banyak, belum tentu kalori yang dibakar juga sebanyak itu.

2. Kesalahan saat berolahraga: Terlalu banyak bersosialisasi

Jika Anda memutuskan untuk berolahraga di pusat kebugaran, berhati- hatilah dengan keteguhan motivasi dalam melakukannya. Banyak orang yang berolahraga di pusat kebugaran, yang awalnya bertujuan untuk berolahraga saja, pada akhirnya malah terlalu banyak mengobrol dan bersosialisasi. Pada akhirnya, karena pengaruh tersebut, porsi olahraga yang seharusnya dapat maksimal menjadi berkurang.

3. Kesalahan saat berolahraga: Kurangnya intensitas latihan

Olahraga tidak hanya berarti melakukan gerakan. Tujuan dan target Anda berolahraga harus ditentukan di awal untuk menghindari kesalahan saat berolahraga yang dapat terjadi pada Anda. Untuk dapat menurunkan berat badan, diperlukan olahraga dengan intensitas yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Untuk meningkatkan intensitas latihan, Anda dapat menambahkan beban di kaki ataupun tangan. Selain itu, hal ini juga bisa Anda lakukan dengan menambahkan jarak tempuh/waktu Anda berolahraga.

4. Kesalahan saat berolahraga: Jumlah kalori yang tertera di alat kesehatan, bisa jadi tidak sama dengan kalori yang hilang

Kesalahan saat berolahraga yang juga umum terjadi adalah terlalu mengandalkan perhitungan mesin dalam mengkalkulasi kalori. Bagaimana dengan jeda istirahat yang misalnya Anda lakukan di tengah-tengah olahraga? Walaupun singkat, jeda istirahat tersebut bisa sangat berpengaruh dalam perhitungan jumlah kalori.

5. Kesalahan saat berolahraga: Pola latihan yang statis, tidak berkembang

Ini juga merupakan salah satu kesalahan saat berolahraga yang umum dilakukan. Bila Anda melalukan latihan yang sama secara terus menerus, mungkin beban latihan yang efektif di awal akan menjadi tidak efektif lagi seiring berjalannya waktu. Atau misalnya Anda hanya berolahraga yang terfokus pada kekuatan otot saja secara terus menerus. Kegiatan tersebut secara efektif akan membuat otot menjadi kencang. Namun, hal tersebut tidak akan efektif jika target utama Anda adalah menurunkan berat badan.

6. Kesalahan saat berolahraga: Melakukan terlalu banyak olahraga berat di awal

Melakuan terlalu banyak olahraga berat di awal akan membuat tubuh menjadi terlalu lelah, dan akibatnya dapat menggoyahkan konsistensi olahraga yang kita lakukan. Jadi lakukan olahraga secara bertahap dan terencana dengan baik untuk menghindari terjadinya kesalahan saat berolahraga.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Tanya Dokter





©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media