Sukses

Kenali Bakteri Baik Penjaga Usus Si Kecil

Bakteri tidak selalu bersifat merugikan, lho. Ada juga bakteri baik yang punya manfaat sebagai penjaga usus.

Tidak semua bakteri di dalam tubuh itu merugikan dan menyebabkan penyakit. Faktanya, dari semua jenis bakteri, hanya 1 persen yang merupakan bakteri jahat. Ini artinya, kebanyakan bakteri yang berada di dalam tubuh sebenarnya bersifat baik atau memberikan keuntungan untuk kesehatan Si Kecil.

Bakteri baik di tubuh manusia paling banyak berada di kulit dan sistem pencernaan seperti usus. Jenis bakteri ini berperan dalam menjaga dan melindungi organ tersebut dari bakteri jahat.

Namun, perlu diketahui bahwa sistem pencernaan pada orang dewasa berbeda dengan Si Kecil yang masih belum sempurna. Karena itu, kesehatan pencernaan Si Kecil perlu mendapat perhatian lebih.

Pentingnya Kesehatan Usus dan Sistem Pencernaan bagi Si Kecil

Sistem pencernaan pada Si Kecil berbeda dengan orang dewasa. Fungsi dan bentuknya masih terus berkembang seiring berjalannya usia, sehingga kerja sistem pencernaan pada Si Kecil masih belum sempurna.

Padahal, sistem pencernaan merupakan sistem yang penting dalam proses tumbuh kembang Si Kecil. Jika terjadi masalah pada sistem pencernaan, maka nutrisi yang sudah dimakan mungkin tidak terserap dengan baik sehingga tumbuh kembang Si Kecil menjadi terhambat.

Anak dengan sistem pencernaan yang sehat juga diketahui memiliki mood yang baik. Menurut penelitian, sistem pencernaan yang sehat berhubungan dengan perkembangan otak Si Kecil yang lebih baik.

Selain itu, usus juga memiliki peran untuk melawan bakteri jahat. Jika ada mikroorganisme seperti virus, bakteri, atau jamur, maka usus akan melindungi dengan cara mempercepat gerakannya.

Hal ini ditujukan untuk membuat mikroorganisme yang masuk cepat dikeluarkan dan tidak berlama-lama dalam usus, serta tidak menimbulkan infeksi lebih lanjut.

1 dari 3 halaman

Bakteri Baik dalam Usus

Bakteri baik sering juga disebut sebagai probiotik. Contoh probiotik antara lain Lactobacillus, Bifidobacteria, Saccharomyces, dan Streptococcus thermophilus. Kesehatan usus dan fungsinya seperti di atas didukung oleh bakteri baik yang hidup di usus besar.

Bakteri baik dalam usus memegang banyak peranan, termasuk membantu pencernaan makanan melalui proses fermentasi, menjaga daya tahan tubuh dengan meningkatkan produksi agen imun, dan mencegah bakteri jahat menimbulkan penyakit dengan cara memberikan sinyal ke tubuh.

Tetapi bakteri baik yang berada dalam usus Si Kecil belum banyak ditemukan (tergantung usia anak), karena mereka belum banyak terpapar berbagai jenis makanan. Karena ini, manfaat bakteri baik untuk kesehatan pun belum sepenuhnya dirasakan.

2 dari 3 halaman

Cara Menjaga Kesehatan Usus Si Kecil

Menjaga kesehatan usus Si Kecil dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:

  1. Mencukupi Kebutuhan Serat Pangan

Serat membantu memperlancar sistem pencernaan Si Kecil. Salah satu jenis serat adalah inulin dan pektin, yang juga termasuk probiotik. Serat pangan inulin sebagai salah satu dari jenis serat berfungsi untuk membantu kesehatan saluran pencernaan sehingga mendukung daya tahan fisik.

Untuk mencukupi kebutuhan serat Si Kecil, berikanlah sayur dan buah-buahan setiap harinya. Jika Si Kecil sulit makan buah dan sayur, bisa diberikan susu yang mengandung serat dan probiotik. Salah satu alternatifnya seperti Morinaga Chil*Go! yang enak bernutrisi.

Morinaga Chil*Go! adalah susu kemasan siap minum (ready to drink), yang juga merupakan susu steril dalam bentuk cair. Dengan kombinasi nutrisi Serat Pangan Inulin, 10 Vitamin, dan 5 Mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil usia 1-12 tahun.

  1. Memenuhi Kecukupan Cairan

Kebutuhan cairan Si Kecil berbeda-beda tergantung usia. Secara umum, anak berusia 1-3 tahun membutuhkan cairan sebanyak 1 liter per hari. Anak usia 4-8 tahun membutuhkan 1,2 liter cairan per hari. Dan anak usia 9 tahun ke atas membutuhkan 1,5 liter cairan per hari.

  1. Berikan Prebiotik

Berbeda dengan probiotik yang merupakan bakteri baik, prebiotik adalah nutrisi untuk menunjang pertumbuhan probiotik agar tumbuh sehat.

Dengan bakteri baik yang tumbuh subur maka sistem kekebalan tubuh Si Kecil juga terjaga. Contoh asupan yang mengandung prebiotik atau serat pangan inulin adalah pisang, asparagus, oat, dan lainnya.

Ternyata, peran bakteri pada usus untuk kesehatan Si Kecil sangatlah besar. Selalu jaga kesehatan pencernaan Si Kecil dengan tips yang telah dijelaskan di atas, ya, Bunda. Dengan begitu, Si Kecil akan selalu fit dan aktif dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar