Sukses

  • Home
  • Spesialis
  • Gizi
  • Sumber Protein untuk Ibu Hamil Guna Mencegah Berat Badan Lahir Rendah

Sumber Protein untuk Ibu Hamil Guna Mencegah Berat Badan Lahir Rendah

Menjaga kesehatan sejak kehamilan adalah sebuah keharusan. Jika hal tersebut tidak diperhatikan, salah satu risiko yang akan dihadapi adalah berat badan lahir rendah (BBLR).

Fakta menyebutkan bahwa BBLR berperan dalam meningkatkan angka kematian bayi (AKB) dan juga merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit di masa depan. Di Indonesia, terdapat 6,2% kelahiran yang termasuk dalam BBLR.

Perlu Anda ketahui bahwa berat badan lahir normal berkisar antara 2500-3999 gram. Ini artinya, berat badan lahir yang kurang dari 2500 gram digolongkan sebagai BBLR.

1 dari 3 halaman

Penyebab BBLR

Berat badan lahir rendah disebabkan oleh persalinan prematur (kurang dari 37 minggu) dan adanya gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Selain itu, kondisi kesehatan ibu saat mengandung juga sangat berperan dalam terjadinya BBLR. Beberapa kondisi yang dimaksud, misalnya:

  • Usia ibu kurang dari 15 tahun pada saat mengandung
  • Perawatan pada saat kehamilan yang tidak baik
  • Status ekonomi rendah

Selain faktor-faktor tersebut, BBLR juga bisa dipengaruhi oleh asupan protein yang rendah pada ibu hamil. Jadi, sekalipun ibu hamil sudah memenuhi ‘standar’ kehamilan yang sehat, dirinya tetap berisiko memiliki bayi dengan berat lahir rendah apabila tidak memenuhi asupan protein sehari-hari.

Nyatanya, kebutuhan asupan protein pada ibu hamil sangatlah besar. Berdasarkan metode indicator amino acid oxidation (IAAO), kebutuhan protein saat hamil berkisar antara 1,2-1,5 gram/berat badan/hari.

Artinya, bila berat badan Anda saat hamil sekitar 60 kilogram, maka jumlah protein yang dibutuhkan adalah berkisar antara 72-90 gram setiap harinya.

2 dari 3 halaman

Tips Memenuhi Asupan Protein untuk Pencegahan BBLR

Berikut ini berbagai jenis makanan tinggi protein yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil untuk pencegahan BBLR:

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber protein yang mudah didapatkan. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung banyak serat yang dapat mencegah konstipasi atau sembelit.

Tambahkan kacang-kacangan dalam menu yang Anda konsumsi sehari-hari. Tempe dan tahu juga makanan yang berasal dari kacang yang sangat tinggi protein, lho!

  1. Telur

Telur adalah salah satu sumber protein dengan asam amino yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan bayi. Si kulit cokelat berbentuk oval ini juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti kolin, yang baik untuk pertumbuhan otak bayi.

Bagi ibu hamil yang ingin merasakan segala manfaat yang ditawarkan telur, pastikan untuk mengonsumsinya setelah diolah hingga matang sepenuhnya.

  1. Sayur Hijau

Beberapa jenis sayuran sangat bermanfaat sebagai sumber nutrisi pada ibu hamil dan dapat mencegah tejadinya BBLR.

Sayur bayam, misalnya, kaya akan folat dan zat besi. Seperti diketahui, kekurangan zat besi pada kehamilan meningkatkan risiko terjadinya BBLR.

  1. Buah Alpukat

Buah alpukat telah dikenal sebagi sumber asam lemak esensial omega 3 yang penting untuk mencegah terjadinya BBLR. Alpukat juga mengandung 18 jenis asam amino yang sangat penting untuk kebutuhan protein ibu hamil.

Tidak kalah pentingnya, buah alpukat juga sangat kaya akan mineral dan vitamin yang dibutuhkan ibu hamil untuk mendukung tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

  1. Daging Merah Tanpa Lemak

Daging merah tanpa lemak merupakan sumber protein yang sangat baik, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein pada masa kehamilan. Asupan yang satu ini juga mengandung zat besi yang dibutuhkan ibu hamil.

Kebutuhan zat besi meningkat dua kali lipat selama kehamilan dan penurunan kadar zat besi tubuh akan berisiko terhadap terjadinya BBLR. Jadi, sangat penting untuk meningkatkan konsumsi makanan yang tinggi zat besi seperti daging merah tanpa lemak.

  1. Susu Kaya Protein

Susu sangat membantu memenuhi gizi harian Anda, utamanya pada saat hamil. Salah satu pilihan susu tinggi protein yang baik untuk dikonsumsi selama kehamilan guna mencegah BBLR adalah Peptisol.

Peptisol adalah susu tinggi protein yang berkualitas, mudah diserap tubuh dan rendah residu. Peptisol baik untuk menunjang kebutuhan tubuh yang meningkat, terutama pada kondisi setelah operasi, perawatan di bangsal, kehamilan, proses bayi tabung atau kondisi khusus lainnya.

Itulah enam jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan sebagai pencegahan BBLR.

Supaya risiko BBLR bisa lebih ditekan lagi, ibu hamil juga perlu menerapkan gaya hidup sehat, mengelola stres dengan baik, dan memperbaiki kualitas tidur. Selain itu, kontrol pula penyakit yang Anda alami jika ada, karena beberapa penyakit dapat meningkatkan risiko terjadinya BBLR.

Dan yang tidak kalah penting sebagai pencegahan BBLR, ibu hamil wajib memeriksakan kondisinya secara berkala ke bidan atau dokter. Patuhi segala anjuran yang diberikan dokter, agar kondisi kesehatan Anda senantiasa terjaga.

(NB)

0 Komentar

Belum ada komentar