Sukses

Cara Tepat Atasi Otot Pegal Setelah Olahraga

Jangan biarkan otot pegal setelah olahraga terjadi berkelanjutan dan mengganggu aktivitas Anda. Lakukan ini untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga secara rutin dan teratur adalah langkah awal untuk memiliki tubuh yang sehat. Namun, olahraga juga bisa memberikan ‘efek samping’ yang merugikan. Salah satunya otot pegal. Keluhan ini bisa saja terjadi apabila Anda berolahraga dengan cara sembarangan.

Pada umumnya, keluhan otot pegal terjadi akibat tidak adanya pemanasan sebelum dan pendinginan sesudah olahraga. Padahal, pemanasan sangat penting untuk menyiapkan tubuh menghadapi gerakan yang kompleks. Sedangkan pendinginan penting untuk merelaksasi otot tubuh yang tegang akibat digunakan untuk melakukan gerakan tersebut.

Tidak hanya itu, otot pegal juga bisa terjadi akibat intensitas, frekuensi, durasi, dan jenis olahraga yang tidak sesuai dengan kondisi fisik Anda. Keluhan tersebut pun bisa Anda rasakan apabila tidak paham betul langkah-langkah melakukan suatu gerakan saat berolahraga.

Cara mengatasi pegal setelah olahraga

Jangan biarkan otot pegal setelah olahraga terjadi berkelanjutan dan membuat Anda kesulitan melakukan aktivitas harian. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi otot pegal setelah olahraga:

  • Pijat

Pijat yang dilakukan dengan benar dapat membuat otot-otot yang tegang kembali relaks. Dengan tekanan lembut di area yang tepat, pijat juga bisa membantu mengurangi intensitas keluhan yang Anda alami.

  • Kompres es

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi otot pegal setelah olahraga adalah mengaplikasikan kompres es pada area yang mengalami keluhan. Tindakan ini juga bisa mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, lho!

Sebagai cara alternatif untuk mengatasi otot pegal setelah olahraga, Anda bisa berendam di air dingin. Hindari berendam terlalu lama, agar tubuh Anda tidak kedinginan.

  • Obat pereda nyeri

Anda juga dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang mengandung parasetamol dan ibuprofen untuk mengurangi keluhan. 

“Agar tidak terjadi efek samping yang merugikan, berkonsultasilah terlebih dulu pada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut," ujar dr. Dyah Novita.

Apabila cara-cara tersebut sudah dilakukan dan masalah otot pegal sudah teratasi, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mencegah keluhan agar tidak terjadi berulang. Caranya, jangan lupa pemanasan dan pendinginan saat berolahraga.

“Jika Anda ingin berlari, fokuskan peregangan pada paha belakang, paha depan, perut, dan otot punggung. Jangan lupa juga untuk melakukan pendinginan setelah berolahraga agar otot kembali relaks," tutur dr. Dyah Novita.

“Tingkatkan pula konsumsi sayur dan buah-buahan, agar tubuh tidak kekurangan nutrisi penting yang justru akan membuat serat pada otot melemah,” sambungnya.

Hal penting lain yang juga perlu diperhatikan adalah istirahat. Jadi, jika Anda berolahraga dengan durasi 30 menit, pastikan untuk menyisakan waktu selama beberapa menit untuk mengistirahatkan otot tubuh yang banyak digunakan.

“Disarankan juga untuk melakukan latihan alternatif sebagai pendamping. Misal, kemarin Anda melakukan olahraga angkat beban, maka hari selanjutnya cobalah untuk latihan yang lebih ringan seperti berjalan kaki atau pilates,” pungkas dr. Dyah Novita.

Jika dengan segala upaya tersebut keluhan otot pegal setelah olahraga masih terjadi, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan ini dilakukan untuk mencari tahu dasar penyebab keluhan yang dialami beserta cara terbaik mengatasinya. Alhasil, Anda tidak akan mengalami keluhan otot pegal setelah berolahraga secara berulang.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar