Sukses

Cara Tepat Menjadi Sosok Suami Siaga

Sebagai seorang suami, jangan hanya berperan pasif saat istri sedang hamil. Anda bisa lebih aktif dengan menjadi suami siaga.

Klikdokter.com, Jakarta Kehidupan rumah tangga membutuhkan peran suami dan istri yang seimbang, termasuk saat kehamilan. Meski persiapan semasa kehamilan sering ditekankan pada wanita, sebenarnya suami juga dapat turut berperan aktif dalam masa penantian sembilan bulan ini. Salah satunya adalah menjadi suami siaga.

Pengaruh keterlibatan suami di masa kehamilan

Suami siaga adalah seseorang yang dengan karakteristik siap, antar, dan jaga semasa kehamilan serta persalinan istrinya. Intinya, sang suami sigap dan membantu menjaga kesehatan istrinya (dan secara tidak langsung calon bayinya) semasa kehamilan hingga akhirnya melahirkan.

Data membuktikan, suami yang siaga semasa kehamilan dan proses persalinan akan memengaruhi hasil akhir dari kehamilan. Bagi ibu hamil, keterlibatan suami semasa kehamilan mengurangi perilaku kesehatan yang negatif, mengurangi stres ibu hamil, serta meningkatkan perawatan prenatal.

Bagi bayi dalam kandungan, keterlibatan sang ayah dapat berdampak mengurangi risiko persalinan prematur, kelahiran dengan berat badan rendah, hambatan pertumbuhan janin, bahkan kematian bayi.

Cara menjadi suami siaga

Berkaca pada data tersebut, tidak heran jika peran pria semasa kehamilan perlu ditingkatkan. Anda dapat turut terlibat secara aktif selama masa kehamilan dan persalinan istri Anda dengan menjadi suami siaga. Bagaimana caranya?

  • Siap

Masa kehamilan, apalagi kehamilan pertama kali, adalah masa yang sangat membingungkan bagi pasangan. Begitu banyak perubahan yang akan atau sedang terjadi. Untuk itu, siapkan diri Anda dengan informasi yang baik mengenai kehamilan.

Saat ini tersedia begitu banyak media informasi, mulai dari kelas kehamilan, website hingga aplikasi, yang memungkinkan Anda untuk memperoleh pengetahuan mengenai kehamilan.

Anda bahkan dapat mengikuti perkembangan kehamilan setiap minggunya, lengkap dengan keluhan yang umum dirasakan serta cara mengatasinya.

Selain itu, suami siaga juga siap berkomunikasi dan mendengarkan istrinya. Misalnya, saat sang istri resah terkait kondisinya atau merasa tidak nyaman dengan berbagai perubahan yang dialami. Selain mendengar, respons juga permasalahan dengan memberikan dukungan.

  • Antar

Semasa kehamilan, istri Anda akan rutin memerlukan kontrol kehamilan. Sebaiknya Anda selalu mengantar pasangan semasa memeriksakan kehamilannya. Selain membuat istri merasa didukung dan ditemani, Anda akan juga dapat memantau kehamilannya.

Saat kontrol, jangan ragu untuk aktif bertanya dan berdiskusi dengan dokter mengenai perkembangan serta kesehatan janin.

Mendekati waktu persalinan, rencanakan metode transportasi yang akan digunakan untuk mengantar istri menuju tempat bersalin. Jika menggunakan mobil pribadi, pastikan kendaraan selalu dalam keadaan baik dengan tangki bahan bakar yang cukup untuk mencapai tempat tujuan.

Jika perlu, latih rute dari rumah menuju tempat bersalin, sehingga Anda benar-benar yakin tidak ada hambatan berarti ketika tiba saatnya menuju tempat bersalin.

  • Jaga

Jagalah kesehatan istri Anda semasa hamil. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan memantau makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ingat, ibu hamil sangat memerlukan sumber makanan yang sehat dan bergizi untuk menunjang kehamilan dan kesehatan janinnya.

Makanan bergizi seimbang sebaiknya mengandung nutrisi makro, seperti karbohidrat, protein, dan lemak sehat; serta nutrisi mikro, yakni vitamin dan mineral. Sebaiknya, Anda pun mendukung istri dengan turut menerapkan pola makan sehat ini.

Saat akan bersalin, pastikan Anda siap menjaga istri melewati proses penuh perjuangan tersebut. Buat istri Anda senyaman mungkin dalam melewati proses persalinan, mulai dari memberikan minum, memijat, hingga memegang tangannya.

Itulah beberapa cara untuk menjadi suami siaga. Tidak sekadar siap antar jaga, Anda juga sedapat mungkin menjadi rekan terbaik yang bisa diandalkan oleh istri di masa kehamilan, melahirkan, dan pasca persalinan. Dengan dukungan ini, istri dapat melewati masa-masa ini dengan baik.

[HNS/ RH]

1 Komentar