Sukses

Calon Ayah Juga Perlu Persiapan Kehamilan

Istri dan suami yang sehat dibutuhkan agar kehamilan dapat terjadi. Karena itu, persiapan kehamilan juga perlu dilakukan oleh para calon ayah.

Klikdokter.com, Jakarta Sering kali saat mendengar persiapan kehamilan, yang terpikirkan hanya hal-hal yang perlu dilakukan calon ibu. Padahal, peran pria dan wanita dalam proses kehamilan sama pentingnya. Oleh karena itu, persiapan kehamilan untuk calon ayah juga perlu dilakukan.

Persiapan untuk calon ayah

Pria yang sehat secara jasmani, termasuk sehat secara reproduksi, lebih mendukung terjadinya kehamilan. Namun perlu diingat, kehamilan dan membesarkan anak bukanlah masalah jasmani semata. Anda juga perlu mempersiapan mental dan juga finansial.

Untuk mendukung hal tersebut, berikut hal-hal yang harus dipersiapkan para calon ayah:

  • Pola makan yang perlu diperhatikan

Salah satu hal sederhana tapi esensial untuk diperhatikan adalah pola makan. Pola makan yang sehat dapat menjaga berat badan Anda tetap ideal, sementara berat badan yang berlebih maupun kurang dapat mengganggu kesuburan Anda.

Makan sehat juga membantu menjaga Anda tetap fit mendampingi istri selama kehamilan. Anda pun akan terhindar dari berbagai penyakit, seperti diabetes, kolesterol, dan darah tinggi.

Pola makan sebaiknya memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda, baik nutrisi makro maupun mikro. Nutrisi makro yang perlu dipenuhi adalah kebutuhan karbohidrat, protein (usahakan memilih sumber protein tanpa lemak), serta lemak sehat.

Ada pun nutrisi mikro yang penting bagi calon ayah terutama adalah antioksidan (misalnya vitamin C dan E), zink, dan selenium. Zat gizi ini berperan mendukung kesuburan reproduksi Anda. Nutrisi-nutrisi di atas antara lain bisa didapatkan di dalam makanan dan susu.

  • Berhenti merokok

Bagi pria, merokok berpotensi mengganggu kesuburan. Padahal, jumlah perokok di Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Diperkirakan, perokok dua kali lipat lebih mungkin mengalami infertilitas (tidak terjadinya kehamilan setelah berhubungan rutin tanpa pengaman selama satu tahun) dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selain merugikan Anda, merokok juga merugikan istri dan calon anak Anda.

Bagi ibu hamil, terpapar asap rokok meningkatkan risiko untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Setelah bayi lahir, paparan asap rokok dapat menyebabkannya lebih berisiko terkena masalah pernapasan dan kematian mendadak (sudden infant death syndrome).

  • Persiapan mental

Memiliki anak adalah suatu keputusan besar, membesarkannya memerlukan komitmen seumur hidup. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk hamil, yakinkan diri bahwa Anda benar-benar siap menjadi ayah dan berkomitmen. Ingat, membesarkan anak bukanlah tanggung jawab ibunya saja.

Jika Anda memiliki kerabat atau teman dekat yang sudah punya anak, tidak ada salahnya menawarkan untuk sering-sering menjaga anaknya. Hal ini dapat memberi Anda sedikit gambaran mengenai hal-hal yang akan dialami saat punya anak sendiri.

  • Persiapan finansial

Kehamilan adalah suatu proses yang memerlukan persiapan finansial yang matang. Bayangkan saja, nantinya akan diperlukan kontrol kehamilan setiap bulan, bahkan lebih sering menjelang akhir kehamilan.

Proses persalinan sendiri juga membutuhkan biaya yang tidak murah. Setelah buah hati lahir, akan muncul berbagai pengeluaran lagi. Oleh karena itu, pastikan secara finansial Anda siap menjadi orang tua, sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk si Kecil.

  • Cukupi waktu istirahat

Meski sibuk mempersiapkan urusan finansial, Anda juga harus memperhatikan kecukupan waktu istirahat. Ingat, tubuh Anda memerlukan waktu istirahat malam yang cukup, yakni 7-8 jam. Dengan life balance ini, Anda sekaligus menjaga kesehatan diri.

Persiapan kehamilan sebaiknya juga dilakukan para calon ayah. Dengan persiapan yang matang, seorang calon ayah siap sedia dan siaga mendampingi sang istri. Saat buah hati datang ke dunia, Anda pun tidak kaget lagi karena semua sudah dipersiapkan sejak awal.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar