Sukses

Tips Menyusui saat Bayi Sedang Pilek

Jangan biarkan pilek pada bayi mengganggu proses menyusui yang sedang Anda jalani. Lakukan ini sebagai jalan keluarnya.

Klikdokter.com, Jakarta Air susu ibu alias ASI adalah asupan paling baik, yang harus diupayakan untuk diberikan khususnya pada 6 bulan pertama kehidupan si Kecil. Sayangnya, proses ini tidak selamanya berjalan sesuai rencana. Ada kalanya bayi terkena pilek akibat satu dan lain hal, sehingga proses menyusui mengalami hambatan.

Akan tetapi, meski buah hati sedang terkena pilek, proses menyusui sebaiknya diusahakan untuk tetap terlaksana. Ini karena ASI dapat berfungsi sebagai antibodi untuk bayi, yang nantinya bertugas untuk membangun sistem kekebalan tubuh agar si Kecil tidak mudah terserang penyakit di kemudian hari.

Tips menyusui bayi pilek

Supaya proses menyusui tetap berjalan dengan optimal meski bayi sedang terkena pilek, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Sesuaikan posisi bayi

Posisikan bayi agak ke atas ketika menyusui, atau gunakan posisi down under. Ini adalah posisi ibu tiduran dan sang bayi berada di atasnya, di mana perut bayi dan perut ibu saling bertemu. Ketika tidur, usahakan posisi bayi sedikit agak tinggi. Untuk ini, Anda bisa memberikan bantal tambahan pada kepala bayi.

  • Susui sesering mungkin

Berikan ASI pada bayi sesering mungkin. Tujuannya agar ia bisa mendapatkan antibodi yang memadai untuk melawan penyakitnya, dalam hal ini pilek.

Jadi, meski bayi hanya mengisap sedikit ASI, Anda tetap bisa menyiasatinya dengan meningkatkan frekuensi menyusui. Dengan ini, pasokan ASI yang si Kecil dapatkan tidak akan jauh berbeda dengan hari-hari saat ia sehat.

  • Bersihkan hidung bayi sebelum menyusu

Sebelum menyusui, bersihkan lendir dari hidung bayi dengan mengisapnya secara perlahan. Jika tidak memungkinkan, Anda dapat menggunakan air salin atau ASI untuk membersihkan hidung si Kecil. Hal ini dilakukan agar bayi merasa nyaman sehingga proses menyusui menjadi lebih lancar.

  • Gunakan alat humidifier

Alat humidifier berfungsi mengatur tingkat kelembapan ruangan. Letakkan alat ini di ruangan tempat bayi tidur guna mengencerkan lendir (ingus) dari hidung si Kecil.

Jika tidak memiliki humidifier, Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan semangkuk air panas yang dicampur dengan minyak hangat, seperti minyak kayu putih. Aromanya akan menyebar ke udara dan dapat melegakan hidung tersumbat, baik pada orang dewasa maupun bayi.

Jangan menyerah untuk terus memberikan ASI meski sang buah hati sedang terserang pilek. Selain itu, jangan lupa juga untuk melakukan pompa ASI secara berkala agar payudara Anda tidak penuh dan mengalami gejala yang mengganggu proses menyusui.

Apabila cara-cara di atas masih membuat bayi yang pilek kesulitan untuk menyusui, jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter atau konsultan laktasi. Hal ini dilakukan agar si Kecil tetap bisa mendapatkan pasokan ASI yang memadai, sehingga kebutuhan gizinya terus terpenuhi setiap hari.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar