Sukses

Makanan Sehat untuk Menu Buka Puasa Si Kecil

Si Kecil yang sudah ikut puasa perlu asupan bernutrisi sebagai pengganti energinya yang hilang. Inilah makanan sehat untuk menu buka puasa Si Kecil!

Klikdokter.com, Jakarta Setelah menahan lapar, dahaga, dan tenaga yang terkuras, buka puasa menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan nutrisi, cairan, dan energi Si Kecil. Di sinilah peran Bunda dibutuhkan, yaitu menyiapkan makanan sehat untuk menu buka puasa Si Kecil.

Tak hanya menu sahur, menu buka puasa untuk Si Kecil juga harus diperhatikan. Kalau menu sahur penting untuk cadangan tenaga, menu buka puasa berkontribusi untuk mengembalikan keseimbangan nutrisi Si Kecil. Karenanya, jangan hanya menyiapkan makanan yang ia suka, tetapi nilai gizinya juga harus lengkap.

Dalam piring makan Si Kecil, harus ada makanan pokok yang disertai dengan sayuran, lauk-pauk, serta buah-buahan. Penjabaran lengkapnya adalah sebagai berikut.

Makanan pokok

Makanan pokok maksudnya adalah karbohidrat sebagai sumber tenaga utama. Si Kecil masih dalam proses pertumbuhan, sedang aktif-aktifnya bergerak, serta membutuhkan energi yang lebih banyak untuk beraktivitas dan mengeksplorasi dunianya. Karena ia mulai puasa, maka energinya menjadi terkuras, sehingga menu buka puasa penting untuk menggantikan energinya. Selain nasi putih, sumber karbohidrat lain meliputi ubi-ubian, oat, kentang, maupun jagung.

Sayuran dan buah

Sayuran adalah makanan pendamping yang wajib ada tiap kali Si Kecil makan. Selain kaya akan vitamin dan mineral, sayuran juga mengandung serat yang baik untuk pencernaannya. Konsumsi serat tiap hari akan membantu Si Kecil mendapatkan vitamin dan mineral, sehingga ia terhindar dari sembelit selama berpuasa.

Berdasarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), anjuran mengonsumsi sayuran untuk Si Kecil yang sudah masuk usia sekolah adalah  3-5 porsi, sedangkan untuk buah adalah 2-3 porsi per hari.

Semua jenis sayuran boleh dikonsumsi, terutama sayuran berwarna cerah dan gelap. Misalnya tomat, brokoli, bayam, buncis, paprika, dan lain sebagainya. Bunda dapat memberikan variasi penyajian sayuran, apalagi jika si Kecil termasuk picky eater. Misalnya dicampurkan ke dalam nugget, membuat rolade, dicampurkan ke dalam omelette, dan lain-lain.

Sama seperti sayur, buah juga kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Siapkan buah seperti pisang, apel, alpukat, atau kurma yang juga bisa membantu meningkatkan stamina Si Kecil.

Lauk-pauk

Lauk-pauk adalah sumber makanan yang tak hanya mengandung lemak, tetapi juga protein yang berasal dari hewani dan nabati.

Protein dan lemak baik untuk perkembangan sel-sel tubuh, tak terkecuali sumber makanan untuk otaknya. Dengan kata lain, protein dan lemak sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang Si Kecil.

Beberapa lauk-pauk yang mengandung lemak baik adalah ikan salmon, tuna, makerel, sarden, telur, daging ayam atau sapi, serta protein nabati seperti makanan berbahan kedelai, kacang merah, atau kacang tanah.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang, baik dari sumber hewani maupun nabati, rekomendasinya adalah 2-4 porsi atau setara dengan 100-200 gram tiap harinya.

Penyempurna

Bunda juga harus melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan memberikannya susu. Rekomendasi terbaiknya adalah yang mengandung AA/DHA, omega-3 dan 6, kolin, laktoferin, serta zat gizi penting lainnya seperti kalsium, magnesium, maupun vitamin D.

Kabar baiknya, semua kandungan lengkap tersebut bisa Bunda temukan dalam susu Morinaga Chil School Platinum MoriCare Zigma. Kandungan alfa-laktalbumin, AA/DHA, serta omega-3 dan 6 baik untuk mendukung perkembangan kecerdasan Si Kecil, sedangkan kandugan laktoferin, vitamin, dan mineral lainnya dapat menjaga daya tahan tubuhnya.

Selain itu, gabungan prebiotik GOS dan probiotik bakteri baik triple bifidus melindungi Si Kecil dari gangguan pencernaan dan membantu penyerapan nutrisi yang dikonsumsi. Untuk menunjang tumbuh kembang optimal, terdapat kalsium, vitamin D, magnesium, protein whey, serta vitamin dan mineral di dalam Morinaga Chil School Platinum MoriCare Zigma.

Berikan 1 gelas susu setelah sahur atau berbuka puasa (sebelum Si Kecil tidur malam) untuk mendukung tumbuh kembangnya tetap optimal. Tersedia tiga rasa yang Si Kecil suka, mulai dari vanila, cokelat, dan madu.

Itulah panduan makanan sehat untuk menu buka puasa Si Kecil. Makanan yang bergizi lengkap seimbang akan membantunya menjalani aktivitas harian selama puasa, sekaligus menjamin tumbuh kembangnya serta menjauhkannya dari ancaman berbagai penyakit. Apabila Si Kecil sehat dan energik, Bunda pun pasti ikut bahagia!

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar