Sukses

Kapan Si Kecil Boleh Puasa Seharian Penuh?

Si Kecil bisa belajar puasa sedini mungkin jika mau dan mampu, biasanya dimulai dengan setengah hari. Kapan ia boleh puasa seharian penuh?

Klikdokter.com, Jakarta Bagi umat Islam, puasa Ramadan adalah ibadah wajib. Sebagai orang tua, Bunda pasti ingin mulai mengajarinya berpuasa sedini mungkin. Awalnya mungkin puasa selama beberapa jam, lalu setengah hari, asal tidak memaksanya dan harus tetap memperhatikan kondisi fisiknya. Lantas, kapan Si Kecil boleh puasa seharian penuh?

Kapan waktu yang tepat melatih Si Kecil berpuasa?

Mungkin banyak yang khawatir kalau Si Kecil diajarkan puasa sedini mungkin, ia akan mengalami kekurangan energi dan nutrisi. Jadi, kapan sebaiknya Si Kecil diajarkan berpuasa?

Bulan Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk mengajarkan Si Kecil berpuasa, apalagi jika ia sudah masuk usia sekolah. Melihat Bunda, Ayah, saudaranya di rumah, dan teman-temannya di sekolah berpuasa, ini bisa menjadi tambahan motivasi untuknya.

Bunda bisa mulai mengajarkan Si Kecil berpuasa saat ia sudah berusia 5 tahun. Memulainya tentu tak langsung seharian penuh. Pada saat pengenalan, Bunda bisa mengajarinya untuk berpuasa selama beberapa jam—misalnya hingga jam 10 pagi sampai jam 12 siang —tergantung kesanggupan fisiknya.

Jika Si Kecil sudah berusia 7 tahun, umumnya ia lebih kuat menahan lapar dan haus, sehingga durasi puasanya bisa lebih lama.

Kapan Si Kecil boleh berpuasa sehari penuh?

Tidak ada patokan khusus usia berapa Si Kecil bisa berpuasa sampai waktunya azan Magrib. Meski ada yang bilang puasa sehari penuh wajib untuk Si Kecil yang sudah lewat masa akil baligh, tapi kembali lagi, itu bergantung pada daya tahan tubuhnya. Karena, saat puasa tubuh melakukan penyesuaian dan menggunakan cadangan makanan yang ada dalam tubuh sebagai sumber energi.

Itulah mengapa Bunda tak boleh memaksakan kemampuan Si Kecil. Berikan ia kelonggaran agar bisa belajar perlahan serta beradaptasi dengan baik dengan bimbingan Bunda.

Pastikan kecukupan nutrisi Si Kecil saat berpuasa

Puasa tak hanya menjadi tantangan bagi Si Kecil, tetapi juga untuk Bunda dalam hal menyiapkan menu sahur dan buka puasa. Demi kecukupan gizi, menu harus beraneka ragam dan harus memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

  • Saat sahur

Menu sahur adalah sumber energi untuk beraktivitas seharian. Pada waktu ini, berikan pengertian kepada Si Kecil bahwa makan sahur sangat penting agar ia tetap bertenaga saat puasa.

Siapkan menu mengenyangkan yang dapat bertahan dalam jangka waktu lama, misalnya ubi-ubian, nasi merah, jagung, kentang, wortel, ayam, daging, telur, maupun ikan. Jangan lupa hidangkan sayuran seperti wortel, sayuran hijau seperti brokoli atau bayam, dan sebagainya untuk mencukupi kebutuhan serat Si Kecil. Sediakan pula buah-buahan seperti apel, alpukat, pisang, atau jeruk sebagai sumber vitamin. Pastikan juga Si Kecil cukup minum air putih agar ia terhindar dari dehidrasi.

  • Saat berbuka

Buka puasa adalah waktu yang paling dinantikan, apalagi setelah menahan lapar dan dahaga.

Siapkan camilan manis untuk Si Kecil sebagai makanan pembuka, yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh secara cepat. Misalnya kurma, kue, atau camilan manis lainnya.

Sebagai makanan utama, Bunda bisa memasak nasi putih maupun pasta, yang tetap dikombinasikan dengan menu sayuran dan sumber protein. Buah sebagai pencuci mulut juga tak boleh ketinggalan, karena perannya sangat penting bagi kelancaran pencernaan.

1 dari 2 halaman

Lengkapi nutrisi untuk Si Kecil dengan susu

Baik saat sahur maupun berbuka, tambahkan susu untuk melengkapi kebutuhan gizinya yang tidak bisa didapat dari makanan. Berikan Si Kecil susu Morinaga Platinum MoriCare Zigma karena kandungan nutrisinya yang lengkap.

Kandungan AA dan DHA, alfa-laktalbumin, kolin, zat besi, omega-3 dan 6, serta fosfolipid membantu mendukung Kecerdasan Multitalenta Si Kecil. Sementara itu, gabungan prebiotik GOS dan probiotik triple bifidus berperan sebagai Pertahanan Tubuh Ganda Si Kecil. Ini akan membantunya tetap fit dan terhindar dari penyakit seperti infeksi saluran pencernaan dan saluran pernapasan atas saat berpuasa. Satu hal lagi, adanya kalsium, vitamin D, magnesium, protein whey, serta vitamin dan mineral sangat baik untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Tersedia dalam tiga varian rasa yang digemari Si Kecil, yaitu cokelat, vanila, dan madu.

Jadi, kapan waktu yang tepat untuk Si Kecil berpuasa seharian penuh bergantung pada kesiapan dan kondisi fisiknya. Awali dengan pengenalan puasa secara bertahap dan tanpa paksaan, serta perhatikan asupan gizi lengkap seimbang. Berikan susu Morinaga Chil School Platinum MoriCare Zigma dua kali sehari sebagai pelengkap nutrisinya. Selain baik untuk daya tahan tubuhnya, kecerdasannya bisa terus terasah, sehingga tumbuh kembangnya optimal.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar