Sukses

Jadwal Makan si Kecil Sesuai Perkembangan Usia

Bingung berapa kali sebaiknya si Kecil makan dalam sehari? Simak panduan menentukan jadwal makan si Kecil berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang tua ingin buah hati yang tumbuh dengan optimal dan mencapai potensi maksimal. Untuk mewujudkannya, hal itu dapat dimulai dengan memberikan gizi yang tepat sesuai kebutuhan si Kecil.

Sejak lahir hingga usia 6 bulan, pemberian ASI eksklusif cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi dan energi si Kecil. Namun, memasuki usia 6 bulan atau lebih, si Kecil memerlukan energi lebih besar dan zat gizi yang kompleks sehingga memerlukan asupan tambahan melalui makanan pendamping ASI (MPASI). Lewat pemberian MPASI, Bunda juga turut mengajarkan si Kecil mengenai tekstur dan rasa makanan yang akan dikonsumsinya hingga ia dewasa nanti.

Hal tersebut bisa menjadi dasar Bunda untuk mengenalkan beragam jenis makanan pada si Kecil. Sayangnya, tidak sedikit Bunda yang kebingungan mengenai metode pemberian, jenis makanan, cara memasak dan menyajikan, serta frekuensi pemberiannya. Apakah Anda salah satu Bunda yang juga merasakan hal tersebut?

Tenang, Bunda tidak perlu cemas. Sebab, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengeluarkan panduan lengkap pemberian MPASI untuk si Kecil usia 6 hingga 2 tahun. Berikut adalah panduan WHO mengenai jadwal MPASI si Kecil yang bisa Bunda jadikan sebagai patokan:

  • Usia 6–8 bulan

Makan utama 2–3 kali sehari, disertai 1–2 kali camilan sesuai keinginan si Kecil. Volume satu porsi perkenalan makanan padat pertama dimulai dari 2–3 sendok makan dan ditingkatkan hingga 125 mililiter per satu kali makan.

  • Usia 9–12 bulan

Makan utama 3–4 kali sehari disertai 1–2 kali camilan sesuai keinginan si Kecil. Pada usia ini, volume satu porsi makanan adalah 125 mililiter.

  • Usia 12–23 bulan

Makan utama 3–4 kali sehari disertai 1–2 porsi camilan sesuai keinginan si Kecil. Volume satu porsi makanan berkisar antara 190–250 mililiter.

Jadwal di atas bisa disesuaikan kembali dengan kondisi si Kecil dan keluarga. Misalnya, si Kecil yang masih berusia 6 bulan di minggu pertama MPASI tidak dapat dipaksakan untuk makan 3 kali sehari. Karena itu, Bunda harus mulai dari 2 kali per hari sebanyak 2–3 sendok terlebih dahulu, untuk kemudian perlahan ditambah jumlahnya.

Hal yang penting untuk diingat, jadwal tersebut tidak boleh terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Bila terlalu sedikit, si Kecil akan kekurangan energi. Sementara bila terlalu banyak, si Kecil akan lebih jarang menyusu atau bahkan tidak mau menyusu sama sekali. Oleh sebab itu, MPASI perlu diberikan dengan cara yang tepat agar tumbuh kembang si Kecil terus optimal.

Asupan terbaik untuk MPASI

Selain jadwal, komposisi dan kandungan gizi dalam MPASI juga perlu diperhatikan.  Bunda harus memastikan agar makanan si Kecil mengandung gizi yang lengkap.

Tentunya Bunda harus memperhatikan asupan utama si Kecil, baik protein, karbohidrat, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Namun, jangan lupa untuk perhatikan camilan untuk si Kecil agar mendukung tumbuh kembangnya. Milna Nature Delight adalah pilihan tepat untuk dikonsumsi si Kecil.

Terbuat dari 100% buah asli, ­Milna Nature Delight adalah pure buah yang mengutamakan konsep makanan alami, diproses secara minimal, tanpa bahan pengawet, tidak mengandung pemanis dan pewarna tambahan, sehingga sangat baik untuk dijadikan sebagai menu MPASI si Kecil. Selain itu, Milna Nature Delight juga bisa dijadikan pilihan untuk dikonsumsi si Kecil di waktu snacking, lho!

Milna Nature Delight tersedia dalam beberapa pilihan rasa: Carrot, Apple, Pumpkin; Banana, Strawberry, Apple; serta Apple and Peach. Bunda bisa menyesuaikannya dengan selera si Kecil, atau mengonsumsinya secara bervariasi agar si Kecil bisa sekaligus berkenalan dengan rasa dari makanan yang dikonsumsinya.

Sediakan Milna Nature Delight di rumah supaya menu makan si Kecil selalu berwarna, sehat, dan bergizi. Dengan demikian, MPASI yang Bunda berikan dapat memenuhi kebutuhan gizi harian si Kecil sehingga tumbuh kembangnya berlangsung optimal.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar