Sukses

Mana yang Lebih Baik, Beras Putih atau Beras Merah untuk MPASI?

Kenali kandungan beras putih dan beras merah, agar tahu harus pilih yang mana untuk menu MPASI terbaik si Kecil.

Klikdokter.com, Jakarta Selama enam bulan pertama kehidupannya, seluruh kebutuhan nutrisi si Kecil ditopang dan dipenuhi oleh air susu ibu (ASI). Masa ini disebut sebagai ASI eksklusif. Saat si Kecil menginjak usia 6 bulan, tubuhnya memerlukan zat gizi lebih banyak dan kompleks. Itu semua dapat diperoleh dari makanan padat.

Si Kecil dapat dikenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) sejak usia 6 bulan sambil tetap mengonsumsi ASI hingga usianya 2 tahun. Nah, banyak orang tua yang mengandalkan pemberian nasi putih dan nasi merah sebagai sumber karbohidrat. Mana antara keduanya yang lebih baik?

Dalam pemberian MPASI, Bunda harus memperhatikan setiap bahan makanan yang diberikan untuk si Kecil. Meskipun Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperbolehkan memberikan berbagai jenis makanan untuk si Kecil, tapi banyak pakar yang menganjurkan untuk memulainya dari golongan serealia atau karbohidrat.

Sumber karbohidrat sendiri ada beragam, mulai dari beras putih, beras merah, kentang, singkong, dan ubi. Beras putih dan beras merah adalah yang paling umum diolah. Nah, di antara keduanya, manakah yang lebih baik untuk MPASI si Kecil?

Baik beras merah maupun beras putih merupakan sumber karbohidrat yang baik. Dalam 100 gram beras merah mengandung 28 gram karbohidrat, sedangkan 100 gram beras putih mengandung 23 gram karbohidrat.

Beras merah lebih unggul ketimbang beras putih

Beras merah diketahui memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan beras putih. Salah satunya adalah kandungan seratnya yang tinggi.

Beras merah mengandung serat sebanyak 1,8 gr per 100 gram sajian, yang mana jumlah tersebut empat kali lebih banyak dibandingkan beras putih. Serat sangat penting untuk tubuh si Kecil, terutama untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit (konstipasi).

Tak berhenti disitu, beras merah juga unggul dalam kandungan mikronutriennya. Beras merah juga mengandung zat besi, fosfor, kalsium, dan magnesium. Zat besi penting untuk perkembangan otak si Kecil. Sementara fosfor, kalsium, dan magnesium baik untuk pertumbuhan tulang, gigi, sistem saraf, hormon, dan berbagai metabolisme dalam tubuh si Kecil.

Lantas, apakah beras putih benar-benar tidak baik untuk si Kecil? Baik, kok! Bunda tetap boleh memberikan beras putih untuk si Kecil. Namun, jangan lupa untuk menambahkan sumber serat dan mikronutrien lainnya dari bahan makanan agar kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi.

1 dari 2 halaman

Cara mengolah beras merah dengan benar untuk MPASI si Kecil

Meski secara gizi lebih unggul, tapi beras merah sering kali dihindari karena teksturnya yang kasar dan menimbulkan sensasi ‘seret’ ketika dikonsumsi. Untuk menyiasatinya, Bunda bisa melakukan tips ini:

  • Rendam beras merah terlebih dulu selama kurang lebih 1 jam sebelum mulai memasaknya.
  • Setelah direndam, jangan buang air rendamannya, karena ada banyak nutrisi di dalamnya.
  • Masak beras merah menggunakan air rendaman tadi, lalu tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Jika ingin nasi lebih lembek, tambahkan air lebih banyak.

Selain dibuat menjadi nasi, Bunda juga bisa mengolah beras merah menjadi tepung untuk memudahkan saat hendak memasaknya. Caranya, panggang beras merah selama beberapa menit, kemudian giling galus, lalu saring. Saat menyajikannya, Anda cukup mencampurnya dengan air, lalu memasaknya sebentar.

Jika memiliki kendala waktu karena kesibukan, Bunda juga bisa memberikan produk bubur bayi berbahan beras merah yang tersedia di swalayan untuk variasi MPASI si Kecil. Pilihlah produk bubur beras merah yang tinggi protein, serat, kalsium, omega-3, omega-6, zink, zat besi, serta vitamin dan mineral. Jika perlu, cari yang organik yang diproses secara alami tanpa pestisida, bahan pengawet, dan bahan kimia lainnya.

Baik beras merah atau beras putih, keduanya boleh menjadi sumber karbohidrat dalam menu MPASI si Kecil. Namun, tak dimungkiri memang beras meras lebih unggul karena kandungan serta dan gizi lainnya lebih tinggi dibandingkan beras putih.

Jika ingin memberikan si Kecil MPASI dengan beras merah, jangan lupa untuk menerapkan cara pengolahan yang disebutkan di atas. Selain si Kecil bisa makan dengan nikmat, nutrisi yang ia dapat pun terjaga demi tumbuh kembang yang optimal.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar