Sukses

Catat, 5 Makanan Ini Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Faktor penting yang memengaruhi tumbuh kembang anak adalah zat gizi dari makanannya. Inilah lima makanan penting yang dibutuhkan!

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang tua menginginkan kesempurnaan tumbuh kembang bagi anaknya. Untuk memaksimalkan hal tersebut, makanan adalah salah satu faktor esensial.

Pemilihan gizi yang tepat wajib menjadi perhatian agar anak tidak mudah sakit, Di antara semua jenis gizi yang harus dipenuhi, ada beberapa yang berperan penting dalam pencapaian pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Pastikan makanan anak mengandung nutrisi di bawah ini.

  1. Protein

Protein menduduki daftar teratas nutrisi yang wajib ada dalam menu harian anak. Protein merupakan kunci penting untuk membangun setiap sel tubuh. Tidak hanya itu, protein juga diperlukan tubuh anak untuk menggantikan sel rusak dengan sel yang baru. Bila asupan protein tidak mencukupi, pertumbuhan inilah yang dipertaruhkan.

Asupan protein dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti daging, ayam, telur, juga ikan. Selain dari sumber hewani, protein juga bisa diperoleh dari sumber nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

  1. Kalsium dan vitamin D

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kalsium dan vitamin D sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan tubuhnya. Salah satu sumber terbaik dua nutrisi tersebut adalah susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt.

Lantas, bagaimana jika anak tak doyan atau tak bisa mengonsumsi susu? Jangan khawatir, asupan kalsium yang memadai juga dapat diperoleh dari konsumsi ikan laut. Ikan laut kaya akan kalsium dan berbagai nutrisi penting lainnya, termasuk omega-3.

Bila kalsium sulit dipenuhi dari bahan makanan alami, anak bisa diberikan suplementasi kalsium untuk memenuhi kebutuhan kalsium anak yang sesuai dengan usianya. Walau begitu, sebelum memberikan anak suplemen, konsultasikan hal ini terlebih dulu dengan dokter agar jenis dan dosisnya sesuai dengan kebutuhan anak.

  1. Omega-3

Dalam setiap rentang usianya, anak memiliki milestone atau pencapaian yang diharapkan untuk ia raih. Misalnya pada anak usia 3 tahun, ia diharapkan sudah bisa memahami sepenuhnya cerita sederhana dan dapat menyampaikan apa yang ia pikirkan dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Agar perkembangannya ini sempurna serta kecerdasannya dicapai dengan optimal, asupan untuk otak juga harus diperhatikan. Oleh karena itu, cukupi kebutuhan omega-3. Omega-3 adalah lemak baik yang mendominasi komposisi setiap sel di otak. Supaya kebutuhan omega-3 anak tercukupi, berikan ia makanan seperti ikan laut, alpukat, minyak zaitun, atau kacang-kacangan.

  1. Zink

Untuk memastikan agar semua zat gizi yang masuk terserap dengan sempurna, kesehatan saluran cerna anak juga tak boleh luput dari perhatian. Demi menjaga kesehatan usus anak, makanan yang mengandung zink harus ada dalam menu hariannya.

Zink merupakan kunci sehatnya sel-sel mukosa yang melapisi dinding usus dan mencegah lapisan usus ini rusak oleh kuman dan bakteri. Berikan anak daging merah, daging ayam, kacang-kacangan, dan serealia yang sudah diperkaya dengan zink.

  1. Vitamin

Kuman ada di mana-mana, dan mereka mengancam kesehatan anak. Vitamin menjadi kunci penting untuk menjaga anak tetap sehat dan bebas dari serangan kuman. Untuk itu, pastikan setiap hari anak mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup. Jenisnya pun harus bervariasi agar seluruh kebutuhan vitamin serta mineralnya terpenuhi.

Tak hanya vitamin dan mineral, buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang berperan untuk mempertahankan daya tahan tubuh anak. Bila anak sehat, bugar, dan tak mudah sakit, tumbuh kembangnya pun akan terjamin.

Apakah lima nutrisi di atas cukup untuk memastikan tumbuh kembang anak? Anda bisa mengoptimalkannya dengan membuat anak aktif bergerak. Selain itu, ajari juga anak kebiasaan sehat seperti rajin mencuci tangan. Ajarkan tujuh langkah cuci tangan di bawah ini:

  1. Basahi tangan dengan air mengalir.
  2. Gunakan sabun antibakteri karena bisa efektif menghalau kuman penyebab penyakit.
  3. Gosok tangan hingga sabun mengeluarkan busa.
  4. Ratakan sabun dan gosok tangan setidaknya selama 20 detik. Gosok semua permukaan tangan, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela jemari, dan bawah kuku.
  5. Bilas tangan hingga tak ada sabun yang tersisa.
  6. Keringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu kering.
  7. Matikan keran air dengan siku tangan atau handuk agar kuman yang mungkin menempel di keran tidak mencemari tangan yang sudah bersih.

Dengan memperhatikan asupan gizi penting dari makanan sehat bergizi lengkap, memastikannya aktif bergerak, dan beristirahat secara cukup, tumbuh kembang anak diharapkan dapat diraih secara maksimal. Jangan lupa, terapkan juga kebiasaan sehat seperti cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

(RN/ RH)

1 Komentar