Sukses

Mual dan Muntah saat Hamil Pertanda Kehamilan Sehat?

Banyak yang menganggap bahwa mual dan muntah selama hamil adalah pertanda kehamilan yang sehat. Seperti apa faktanya?

Klikdokter.com, Jakarta Mual dan muntah adalah keluhan yang umum terjadi saat kehamilan. Sebagian mengalaminya, namun ada pula yang tidak merasakannya sama sekali. Nah, mereka yang merasakan mual dan muntah saat hamil dianggap memiliki kehamilan yang sehat. Benarkah?

Perlu Anda tahu, keluhan mual dan muntah atau morning sickness selama hamil disebabkan oleh peningkatan kadar hormon hCG. Keadaan ini biasanya terjadi saat kehamilan memasuki minggu ke-6 hingga 8, mencapai puncaknya pada minggu ke-12 hingga 14, dan membaik pada minggu ke-22.

Meski disebut morning sickness (penyakit pagi), mual dan muntah saat hamil sebenarnya bisa terjadi kapan pun dalam satu hari. Namun, memang, keluhan tersebut lebih sering terjadi di pagi hari lantaran kondisi perut yang kosong atau jika ibu hamil tak makan dalam porsi yang cukup.

Mual, muntah, dan kehamilan sehat

Mual dan muntah biasanya terjadi pada 80–85% kehamilan trimester pertama. Pada kehamilan kembar atau triplet, kadar hormon hCG akan lebih tinggi daripada kehamilan biasa, sehingga umumnya wanita dengan kondisi kehamilan seperti itu akan mengalami keluhan yang lebih hebat.

Terkait hubungannya dengan kesehatan kehamilan, ya, mual dan muntah merupakan suatu pertanda yang baik. Ini karena keluhan tersebut menandakan bahwa hormon kehamilan (hCG) bekerja dengan optimal dalam mempertahankan kehamilan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil dengan gejala mual dan muntah lebih jarang mengalami keguguran. Penelitian pun menyebutkan bahwa bayi yang lahir dari ibu dengan keluhan tersebut memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami kelahiran prematur dan kelainan organ tubuh. Bahkan, ibu dengan keluhan mual dan muntah saat hamil juga cenderung melahirkan bayi dengan berat badan yang normal.

Tak hanya itu, terdapat pula penelitian yang mengatakan bahwa ibu yang mengalami mual dan muntah saat hamil memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk memiliki anak yang cerdas ketika tumbuh dewasa. Hal ini karena anak-anak yang dilahirkan oleh wanita yang dulunya mengalami keluhan tersebut akan memiliki IQ yang lebih tinggi, kemampuan verbal yang lebih baik, dan memori yang lebih kuat.

Harus tetap waspada

Mual dan muntah saat hamil tak melulu menandakan kehamilan yang sehat. Keluhan yang satu ini juga bisa menjadi pertanda adanya hiperemesis gravidarum.

Seorang ibu hamil dikategorikan mengalami hiperemesis gravidarum saat dirinya mengalami keluhan mual dan muntah berlebihan, hingga tak ada sedikit pun asupan yang benar-benar masuk ke dalam tubuhnya.

Selain hiperemesis gravidarum, Anda juga patut waspada jika mengalami keluhan-keluhan berikut saat hamil:

  • Urine berwarna pekat atau tidak berkemih lebih dari delapan jam
  • Tidak dapat makan dan minum selama 24 jam
  • Muntah berulang
  • Muntah darah
  • Nyeri perut atau demam
  • Badan lemas berkelanjutan

Kesimpulannya, mual dan mutah saat hamil memang dapat menjadi pertanda adanya kehamilan yang sehat. Namun, bila tidak mengalaminya, bukan berarti kehamilan Anda tidak sehat. Akan lebih baik jika Anda berkonsultasi langsung pada dokter spesialis kandungan untuk mencari tahu penyebab hal tersebut. Salam sehat!

(NB/ RH)

3 Komentar