Sukses

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Aman bagi Janin

Perubahan yang terjadi selama kehamilan mewajibkan seorang wanita untuk tidur dengan posisi yang baik dan benar.

Klikdokter.com, Jakarta Kesulitan mencari posisi tidur yang tepat. Itulah salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil. Wajar, sebab kondisi perut yang semakin besar membuat posisi tidur menjadi serba salah. Bahkan, posisi tidur yang sebelumnya nyaman juga bisa membawa kegelisahan ketika kehamilan datang.

Terkesan sepele, tapi nyatanya tidaklah demikian. Posisi tidur yang tidak tepat pada ibu hamil bisa mengundang sejumlah masalah kesehatan, misalnya nyeri otot, kaki bengkak, tekanan darah rendah atau tinggi, tak terkecuali gangguan pada janin.

Posisi tidur selama hamil

Anda tentu tak ingin mengalami masalah kehamilan hanya gara-gara salah posisi tidur, bukan? Tak perlu khawatir. Berikut posisi tidur yang aman dan bisa Anda lakukan di sepanjang kehamilan:

  • Miring ke sisi kiri

Tidur dengan posisi miring ke kanan dapat meningkatkan tekanan pada organ hati yang terletak di sisi perut kanan. Maka dari itu, posisi tidur menghadap ke kiri jauh lebih baik.

Tidur miring ke posisi kiri membuat suplai oksigen dan nutrisi dari ibu ke bayi menjadi lebih lancar. Posisi ini pun terbukti dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan dan tungkai kaki, serta tangan. Bahkan, bila melakukan posisi ini sambil menekuk lulut sedikit, Anda akan merasa lebih relaks.

Namun, bila merasa pegal akibat miring ke posisi kiri dalam waktu lama, Anda dapat mengubah posisi dengan memiringkan tubuh ke sebelah kanan sementara waktu.

  • Telentang

Di trimester pertama kehamilan, ketika ukuran rahim belum terlalu besar, Anda dapat memilih posisi telentang saat tidur. Selain lebih nyaman dan leluasa, posisi ini juga membantu mencegah keluhan heartburn saat kehamilan.

Namun, sejalan dengan usia kehamilan dan ukuran rahim yang semakin besar, posisi telentang sebaiknya dihindari. Pasalnya, posisi tidur telentang saat hamil membuat rahim menekan pembuluh darah besar yang berada di belakang organ tersebut. Juga, posisi tidur telentang saat hamil bisa menekan tulang belakang dan otot punggung, sehingga dapat menyebabkan pegal-pegal dan mengganggu suplai darah ke janin yang ada di dalam kandungan.

Perlu diperhatikan, Anda tidak boleh tidur dengan posisi telungkup saat hamil apa pun alasannya. Posisi ini bisa mengganggu aliran darah dari ibu ke janin, dan dapat menyebabkan gejala pusing dan mual-mual.

Tips tidur nyenyak selama hamil

Pada umumnya, ibu hamil membutuhkan waktu tidur selama 7–9 jam. Untuk memenuhi waktu tidur ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Hindari konsumsi minuman bersoda, kopi, atau teh menjelang waktu tidur
  • Lakukan relaksasi sebelum tidur
  • Susun rutinitas tidur dan bangun setiap hari secara teratur
  • Jangan terlalu banyak beraktivitas menjelang waktu tidur

Memperhatikan posisi tidur saat hamil sangat penting. Namun, jangan sampai lupa, Anda juga wajib memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Terapkan pula gaya hidup sehat selama dan setelah kehamilan, agar kondisi tubuh Anda terus terjaga sembari memantau tumbuh kembang si Kecil hingga ia dewasa.

(NB/ RH)

3 Komentar

  • Ayut sumardy@gimail.com

    selamat malam dok. saya lagi hamil yang baru berjalan satu bulan dok. saat ini tensi saya 60 dok. saya merasa lemes dan ndak ada tenaga. selain itu saya juga sangat pusing dok. saya mau bertanya, boleh ndak saya diinfus dalam kondisi kehamilan saya yng baru satu bulan dok?

  • Diaen Awien

    siang dok.... klo saya lebih sering tidur dengan posisi sebelah kanan.. klo kiri rasanya kurang nyaman.. apakah baik buat kandungan saya dok?

  • Nagista Sp

    sakit perut bagian bawah kenpa ya dok.?