Sukses

Terapkan 7 Hal Penting Ini Saat Anak Mulai Sekolah

Liburan sekolah sebentar lagi berakhir. Pastikan anak Anda dalam kondisi sehat saat masuk sekolah nanti agar ia dapat fokus dalam ‘menimba’ ilmu.

Klikdokter.com, Jakarta Memasuki tahun ajaran baru, tentu si Kecil memerlukan serangkaian persiapan sebelum memulai hari pertama kembali ke sekolah. Apa saja hal penting yang perlu diperhatikan saat anak mulai sekolah lagi?

Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah kesehatan. Penting bagi Anda untuk mengupayakan beberapa hal yang dapat menunjang kesehatan anak selama berkegiatan di sekolah.

Namun, kesehatan anak bukanlah satu-satunya hal yang diperlukan. Berikut ini adalah tujuh hal penting yang perlu Anda terapkan pada si Kecil ketika mulai masuk sekolah kembali:

  1. Tidur cukup

Anak-anak membutuhkan waktu tidur yang cukup. Selain berguna untuk mengisi kembali energi ke dalam tubuh, saat tidur terjadi proses pembaruan sel-sel dalam tubuh. Salah satunya adalah hormon yang berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ketika si Kecil kurang tidur, tubuhnya menjadi kurang fit dan sulit berkonsentrasi saat menyimak pelajaran yang disampaikan di sekolah. Durasi tidur yang dianjurkan pada anak bergantung pada usia dan biasanya semakin berkurang seiring bertambahnya usia.

Anak usia 3–5 tahun membutuhkan tidur selama 11–13 jam setiap malam. Sedangkan, anak usia 6–13 tahun membutuhkan waktu tidur sekitar 9–11 jam. Ketika menginjak usia 13–18 tahun, anak akan membutuhkan waktu tidur selama 8–9 jam per hari.

  1. Membiasakan konsumsi menu sehat dan bergizi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumsi makanan sehat sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan anak. Menu yang disajikan harus memenuhi kebutuhan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin secara seimbang.

Sarapan merupakan salah satu waktu makan penting karena memiliki manfaat besar untuk anak. Anak yang selalu melewatkan waktu sarapan cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan mudah lelah saat di sekolah.

Menu sarapan yang sehat seperti sereal gandum atau green smoothies dapat menjaga kadar gula darah si Kecil tetap stabil. Hal ini akan membantunya lebih siap menjalankan aktivitas di sekolah. Buah segar maupun susu juga dapat dicampurkan ke dalam sereal untuk menambah asupan nutrisi.

Untuk menghindari anak mengonsumsi jajanan tidak sehat dan tidak terjamin kebersihannya saat di sekolah, sebaiknya si Kecil membawa bekal dari rumah. Anda bisa menyisipkan makanan kesukaannya agar ia lebih bersemangat.

  1. Menjaga kebersihan tubuh

Pastikan si Kecil mandi dua kali dalam sehari, yaitu di pagi hari sebelum berangkat sekolah dan sore hari setelah ia selesai beraktivitas.  Kuman yang menempel pada tubuh selama beraktivitas berisiko membuat anak sakit.

Selain itu, ajarkan anak agar terbiasa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Misalnya sebelum dan sesudah makan, setelah dari toilet, setelah bersin atau batuk, dan setelah menyentuh benda kotor.

  1. Rutin berolahraga

Ajarkan anak untuk melakukan olahraga secara rutin sejak dini. Kebiasaan ini akan dibawa hingga ia dewasa. Setidaknya anak usia sekolah sudah bisa melakukan aktivitas fisik minimal 60 menit dalam sehari dan dapat dibagi dalam beberapa waktu.

Olahraga dapat meningkatkan kualitas perkembangan fisik, mental, emosi, dan sosial anak. Selain itu, waktu dan kualitas tidur anak akan lebih baik jika ia rutin berolahraga. Rutin berolahraga akan membuat anak lebih fokus dan bersemangat saat belajar. 

Arahkan anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minatnya. Misalnya sepak bola, basket, atau bulu tangkis.

Jika jarak antara rumah dan sekolah anak tidak terlalu jauh, Anda juga bisa membiasakannya berjalan kaki saat berangkat dan pulang sekolah. Atau, saat mengantar atau menjemput anak, Anda tidak harus menemaninya sampai di depan sekolah. Beri ia kesempatan merasakan aktivitas berjalan kaki.

  1. Kenalkan dengan lingkungan sekolah

Setiap anak perlu arahan dari orang tua. Anak dapat mengalami kesulitan setiap kali memasuki situasi atau lingkungan baru, termasuk saat mulai sekolah. Oleh karena itu, Anda perlu memperkenalkan anak dengan lingkungan sekolah, bahkan sebelum program belajar dimulai.

Anda dapat membawa anak ke sekolah beberapa hari sebelum waktu sekolah dimulai. Perkenalkan ia dengan guru, suasana kelas barunya, hingga beri gambaran tentang kegiatan sekolah yang dapat menyenangkan dan memotivasinya untuk semangat belajar.

  1. Menjaga kebersihan lingkungan

Sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah. Jadi, pastikan lingkungan rumah dalam keadaan bersih agar tidak menjadi tempat berkembangnya kuman yang menjadi sumber penyakit. Selain itu, pastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang memadai sebagai media pertukaran udara.

Jauhkan anak dari paparan asap rokok jika di rumah ada anggota keluarga yang merokok. Kualitas lingkungan yang bersih dan sehat dapat menunjang kondisi kesehatan anak, sehingga ia lebih maksimal dalam menjalankan kegiatan belajarnya.

  1. Berikan waktu bermain

Pada dasarnya anak sangat suka kegiatan bermain. Luangkan waktu Anda untuk bermain bersamanya. Waktu bermain bisa menjadi solusi untuk menghilangkan kepenatan anak setelah belajar di sekolah.

Waktu bermain juga bisa Anda jadikan sebagai momen untuk memahami kondisi si Kecil saat memiliki masalah di sekolah. Dengan demikian Anda juga dapat membantu mencarikan solusinya.

Ketika anak mulai masuk sekolah, tentu Anda ingin membantu agar ia dapat mengembangkan potensi dirinya secara maksimal, termasuk dengan memerhatikan soal kebersihan tubuh dan lingkungannya. Ayo persiapkan yang terbaik untuk anak Anda!

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar