Sukses

Benarkah Kangkung Sebabkan Varises pada Ibu Hamil?

Kangkung dituding sebagai salah satu sayuran yang menyebabkan terjadinya varises pada ibu hamil. Seperti apa faktanya?

Klikdokter.com, Jakarta Varises menjadi keluhan yang sering ditemui pada ibu hamil. Fenomena ini memunculkan banyak pendapat yang mendorong ibu hamil untuk tidak mengonsumsi sembarang asupan, salah satunya kangkung. Ini karena kangkung dituding dapat meningkatkan risiko varises pada ibu hamil.

Namun, menurut pandangan medis, apakah kangkung benar-benar terbukti dapat menyebabkan terjadinya varises pada ibu hamil?

Apa itu Varises?

Varises adalah pelebaran pembuluh darah vena yang menonjol di bawah permukaan kulit. Keluhan ini tampak sebagai pembuluh darah yang menonjol, berwarna biru atau ungu, dan terkadang bentuknya seperti jaringan pembuluh darah yang berkumpul.

Pada umumnya, varises timbul di bagian tungkai. Namun, pada beberapa kasus, varises juga dapat terjadi di bagian vagina maupun anus.

Apa Penyebab Varises?

Sejalan dengan bertambahnya usia kehamilan, rahim juga akan tumbuh semakin besar. Keadaan ini akan menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah vena di area kemaluan dan tungkai.

Vena merupakan pembuluh darah yang menyalurkan darah dari tungkai kembali ke jantung, dengan arah melawan gravitasi. Pada kehamilan, jumlah darah dalam tubuh meningkat, sehingga kerja pembuluh darah vena juga meningkat. Pada akhirnya, risiko kejadian varises juga akan semakin tinggi.

Tak hanya itu, hormon progesteron yang meningkat juga menjadi faktor yang mempermudah terjadinya varises. Sebab hormon ini membuat dinding pembuluh darah vena menjadi lebih relaks.

Adapun beberapa faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya varises saat hamil, di antaranya:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan varises
  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Kehamilan kembar
  • Sering berdiri dalam jangka waktu lama.

Bagaimana dengan kangkung?

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi kangkung selama hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya varises. Sayuran hijau ini justru dapat mendatangkan sederet manfaat sehat bila dikonsumsi dalam jumlah tepat.

Beberapa manfaat sehat yang akan dirasakan ibu hamil jika mengonsumsi kangkung dalam jumlah wajar, yaitu:

  • Mencegah sembelit

Kangkung mengandung kadar serat yang tinggi. Maka dari itu, bila sayuran hijau ini dikonsumsi dalam jumlah cukup selama kehamilan, risiko gangguan pencernaan seperti sembelit menjadi semakin kecil.

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Tak hanya mengandung serat, kangkung juga kaya akan vitamin C. Vitamin ini merupakan salah satu zat gizi yang memegang peranan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, ibu hamil tidak akan mudah terserang beragam penyakit infeksi.

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kangkung mengandung sejumlah kalsium dan fosfor, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi ibu hamil. Tak hanya itu, zat gizi tersebut juga turut membantu proses pertumbuhan dan perkembangan tulang maupun gigi pada janin yang ada dalam kandungan

  • Menurunkan risiko anemia saat hamil

Kangkung mengandung zat besi, yang sangat baik untuk membantu proses pembentukan hemoglobin oleh sel darah merah. Jadi, dengan mengonsumsi kangkung dalam jumlah cukup selama kehamilan, risiko anemia alias kurang darah juga bisa ditekan.

  • Terhindar dari diabetes gestasional

Kangkung dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, dan menghambat penyerapan glukosa. Alhasil, ibu hamil yang rutin mengonsumsi kangkung akan memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami diabetes gestasional.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bahwa kangkung tidak menyebabkan terjadinya varises pada ibu hamil. Sayuran hijau ini justru memberikan segudang manfaat sehat bila dikonsumsi dalam jumlah cukup. Jadi, tak ada salahnya jika Anda ingin menambahkan kangkung ke dalam menu asupan sehari-hari. Tetap ingat untuk memerhatikan kebersihannya sebelum dikonsumsi, dan selalu batasi porsinya agar tidak berlebihan, ya!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar