Sukses

Masalah Kulit pada Ibu Hamil dan Solusinya

Salah satu gangguan yang kerap dialami ibu hamil adalah masalah kulit. Apa saja gangguan tersebut dan bagaimana cara mengatasinya?

Klikdokter.com, Jakarta Ibu hamil tak lepas dari ancaman berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari yang ringan, hingga yang tergolong berat. Nah, di antara berbagai gangguan kesehatan yang mungkin terjadi saat hamil, masalah kulit merupakan salah satu yang paling sering.

Apa saja masalah kulit yang dimaksud, dan apa solusinya? Berikut beberapa di antaranya:

1. Stretch marks

Hampir 90% wanita hamil akan mengalami stretch marks. Masalah kulit ini bisa terjadi karena tubuh wanita hamil akan terus meregang. Jika ibu hamil tidak rutin mengoleskan pelembap pada kulit, stretch mark yang terbentuk bisa menjadi lebih parah.

Strech marks dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, misalnya perut, payudara, pangkal paha, atau di lengan atas. Warna stretch mark yang timbul juga bervariasi: merah muda, putih, hingga warna kehitaman.

Untuk memperkecil risiko terjadinya stretch mark, wanita hamil dianjurkan untuk melakukan olahraga atau senam hamil, serta mengoleskan losion yang mengandung vitamin E dan asam alfa hidroksi.

Namun, jika stretch mark sudah terlanjur terjadi, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Karena sejatinya, masalah kulit ini bisa hilang dengan sendirinya setelah proses persalinan.

2. Melasma

Saat hamil, tubuh Anda akan menghasilkan lebih banyak hormon yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah pigmen di kulit. Karena itu, wanita hamil kerap mengalami masalah kulit yang disebut dengan melasma alias mask of pregnancy. Ini adalah bintik-bintik gelap yang timbul di area wajah seperti dahi dan pipi.

Untuk memperkecil risiko melasma, Anda dapat menggunakan tabir surya dengan kandungan SPF 15 atau lebih, khususnya jika hendak beraktivitas di luar rumah.

3. Wajah berminyak dan mengilap

Saat hamil, tubuh akan menghasilkan darah 50% lebih banyak. Kondisi ini membuat sirkulasi darah di dalam tubuh meningkat. Selain itu, tubuh juga akan menghasilkan cukup banyak hormon yang menyebabkan kelenjar minyak lebih aktif. Sederet peristiwa tersebut pada akhirnya akan membuat wajah Anda berminyak dan tampak mengilap.

Untuk membantu mengurangi keparahan minyak di wajah, Anda dapat mencuci wajah dengan air bersih yang mengalir. Atau, Anda juga bisa menggunakan bantuan kertas penyerap minyak khusus yang dijual bebas di pasaran.

4. Jerawat

Jika sebelum hamil Anda sangat mudah berjerawat, kehamilan akan membuat risiko tersebut meningkat berlipat ganda. Karena seperti disinggung sebelumnya, wajah wanita hamil akan cenderung lebih berminyak, sehingga risiko terjadinya jerawat juga akan semakin besar.

Untuk mengatasi masalah kulit yang satu ini, Anda wajib membersihkan wajah secara rutin dan teratur. Jangan melakukannya terlalu sering, agar wajah Anda tetap terjaga kelembapannya.

Sederet masalah kulit di atas memang tidak berdampak pada kesehatan janin dalam kandungan, namun dapat mengganggu penampilan. Maka dari itu, jika Anda merasa sangat terganggu, jangan ragu untuk berobat ke dokter umum atau dokter spesialis kulit.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar