Sukses

Fakta Tentang Seks pada Usia 40

Inilah hal-hal yang perlu wanita ketahui tentang seks pada usia 40-an.

Klikdokter.com, Jakarta Usia 40 merupakan periode yang khusus bagi wanita. Tak hanya karier yang matang, mereka juga sudah memiliki pandangan yang lebih luas dan jernih terhadap kehidupan. Di balik itu, kehidupan seks tentunya tak dapat dipisahkan dari wanita. Pada usia yang hampir paruh baya ini, akankah seks menjadi membosankan atau justru makin menantang?

Bagi wanita, usia 40-an akan menjadi tahun perimenopause, suatu fase transisi menuju menopause (meski ada juga yang mengalaminya sebelum 40 tahun, yang disebut menopause dini). Saat ini berlangsung, wanita mungkin akan menyadari beberapa perubahan seksual akibat penurunan estrogen. Keluhan yang sering kali muncul adalah seks yang kurang nyaman karena cairan vagina yang berkurang sehingga relatif kering.

Di luar perubahan seksual, ada juga transisi lainnya yang terjadi pada tubuh wanita akibat penurunan estrogen ini. Misalnya, sebelum menopause, wanita memiliki risiko terkena serangan jantung yang lebih rendah dibanding pria. Akan tetapi, pada wanita yang telah menopause, penurunan estrogen akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, penting bagi wanita untuk menerapkan pola hidup sehat sebelum dan sesudah menopause.

Beberapa hal yang mesti diperhatikan adalah lakukan pemeriksaan kolesterol dan skrining kesehatan lainnya secara teratur, berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi makanan yang mengandung plant stanol. O, ya, rutin bercinta dengan pasangan juga dapat membantu agar tetap sehat dan bugar, lho!

Lalu, apa lagi fakta yang perlu diketahui tentang seks pada usia 40-an?

1. “Gairah seksual akan menurun saat menopause.”

Fakta: Tak semua wanita yang sudah menopause akan mengalami penurunan libido. Ada juga yang merasa gairah seksualnya meningkat. Dalam kebanyakan kasus, rendahnya libido saat menopause terjadi akibat penyusutan kadar hormon testosteron dan estrogen.

Jika Anda merasa mengalami penurunan libido pada usia 40-an, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter. Nantinya dokter dapat memberikan penanganan yang tepat untuk Anda.

Selain itu, sebenarnya ada beberapa cara lain untuk menaikkan gairah seksual. Anda dapat mencoba senam Kegel, misalnya. Latihan ini dapat membantu mengencangkan otot panggul dan meningkatkan sensasi saat berhubungan seksual.  

Mulailah juga untuk menjadwalkan quality time lebih sering bersama pasangan. Lakukan kegiatan yang berbeda atau menantang setiap kalinya. Karena salah satu hal yang dapat menurunkan libido adalah kebiasaan seksual yang diulang dan terasa seperti rutinitas belaka.  

2. “Anda menarik ketika masih muda.”

Fakta: Siapa bilang wanita usia 40-an tak menarik lagi? Justru mereka memiliki daya tarik tersendiri dibanding wanita usia 20-an. Namun, perlu diingat juga bahwa pria mendapatkan rangsangan terutama dari respons visual.

Karena itu, untuk mempertahankan bentuk tubuh, Anda perlu melakukan olahraga secara rutin. Olahraga teratur dapat menguatkan otot, memperbaiki mood, dan menjaga sex appeal. Berani coba?

3. “Sudah tua, tidak perlu basa-basi.”

Fakta: Justru sebaliknya, untuk mempertahankan kehidupan seksual yang sehat diperlukan pembukaan (foreplay) dan penutupan yang baik, bukan sekadar berhubungan seksual.

Cobalah untuk memulai perlahan dengan pijatan mesra untuk pasangan Anda. Bisa juga dengan menjajal variasi gerakan yang baru. Hanya saja, tetap perhatikan kenyamanan pasangan. Ketika selesai, persiapkan minuman yang segar dan bercengkerama sejenak.

4. “Ketika usia sudah 40, tidak perlu membicarakan seks lagi.”

Fakta: Ketika Anda menikah, apalagi jika sudah cukup lama, maka Anda perlu jujur, termasuk mengenai seks. Memasuki usia 40 tahun, mungkin ada perubahan yang tak diinginkan atau hal-hal tertentu yang tidak membuat nyaman.

Terutama soal seks, dalam pernikahan tidak ada hal yang terlalu tabu untuk dibicarakan. Sikap terbuka dan jujur akan memudahkan Anda untuk mencapai kehidupan seks yang memuaskan, meskipun sudah berusia 40-an.

Seks pada usia 40-an juga dapat menyenangkan, bahkan bisa melebihi usia 20-an. Bila Anda merasa memiliki masalah seksual, jangan ragu untuk menemui dokter kebidanan dan kandungan. Kadangkala orang sungkan untuk membicarakan seks, tetapi sebenarnya hal tersebut banyak dikeluhkan oleh sebagian besar wanita pada usia ini.

(RS/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar