Sukses

3 Kiat untuk Hamil Anak Laki-Laki

Ingin hamil anak laki-laki? Ini beberapa cara yang bisa Anda praktikkan.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian orang, kehadiran anak laki-laki di tengah keluarga merupakan sebuah kewajiban. Karena itu, tak sedikit pasangan suami istri yang melakukan beragam cara untuk meningkatkan kemungkinan hamil anak laki-laki. Anda salah satunya?

Secara harfiah, kemungkinan untuk hamil anak laki-laki dan anak perempuan sama besarnya, yaitu 50:50. Satu kromosom X ibu akan dipasangkan dengan satu kromosom ayah. Nah, di sinilah penentuan itu terjadi.

Apabila kromosom yang diberikan ayah adalah X, maka sang ibu akan hamil anak perempuan. Sebaliknya, apabila kromosom yang diberikan ayah adalah Y, maka sang ibu akan hamil anak laki-laki.

Penentu jenis kelamin bayi sebenarnya ada di (sperma) laki-laki. Namun, sperma pembawa kromosom mana yang akan berhasil membuahi sel telur juga dipengaruhi oleh kondisi vagina pada saat berhubungan seksual.

Kiat Hamil Anak Laki-Laki

Pemilihan jenis kelamin secara alami sudah dilakukan sejak lama. Namun, efektivitas hal tersebut masih banyak diperdebatkan di kalangan ahli. Penelitian yang ada saat ini hanya melakukan studi retrospektif (tracking) antara hubungan metode alamiah tertentu dengan jenis kelamin yang didapatkan.

Berdasarkan penelitian yang sudah ada, beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk ibu yang ingin hamil anak laki-laki adalah:

1. Mengatur pola makan

Sebuah penelitian dilakukan di Universitas Oxford dan Universitas Exeter pada tahun 2008. Penelitian tersebut menggunakan metode survei pada 740 wanita hamil, dengan mengamati kebiasaan makan mereka.

Hasilnya menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi banyak potasium dan sodium memiliki kecenderungan untuk hamil anak laki-laki. Artinya, ibu hamil perlu mengonsumsi pisang, karena buah tersebut mengandung sekitar 422 mg kalium (potasium dan sodium) atau sekitar 13% kebutuhan harian tubuh.

Namun demikian, para peneliti tak menganjurkan ibu hamil untuk diet buah pisang atau makanan tertentu secara ekstrem. Sebab tindakan tersebut bisa membahayakan kesehatan diri dan bayi dalam kandungan.

Jadi, selain mengonsumsi pisang, seorang ibu yang ingin hamil anak laki-laki juga perlu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Jangan sampai hanya karena ingin anak laki-laki, sang ibu hanya makan pisang tanpa tambahan nutrisi dari makanan lainnya.

2. Waktu berhubungan seks

Melakukan pengaturan waktu berhubungan seksual dikaitkan dengan masa terjadinya ovulasi. Sperma yang membawa kromosom Y biasanya lebih ringan dan bergerak lebih cepat, namun lebih rentan terhadap pH asam dan berumur lebih pendek.

Itu artinya, melakukan hubungan seksual pada waktu yang berdekatan dengan masa ovulasi memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menghasilkan anak laki-laki.

3. Program bayi tabung

Pengaturan pola makan dan waktu berhubungan seksual memang dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil anak dengan jenis kelamin tertentu. Namun, kedua metode tersebut tak 100% efektif.

Teknik seleksi jenis kelamin yang paling dapat dipercaya adalah dengan melakukan preimplantation genetic diagnosis dalam program bayi tabung. Masalahnya, teknik ini masih terbilang cukup mahal dan bersifat invasif. Selain itu, penggunaan teknik ini untuk melakukan seleksi jenis kelamin secara etis masih belum boleh dilakukan di Indonesia.

Apakah Anda tertarik mencoba kiat-kiat di atas agar hamil anak laki-laki? Jika ya, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar hasil yang didapatkan bisa lebih optimal. Selamat mecoba!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar