Sukses

4 Bahan Alami untuk Perlancar Produksi ASI

Agar produksi ASI senantiasa lancar, Anda dapat mengonsumsi beberapa makanan berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Ibu menyusui sering mengkhawatirkan produksi jumlah air susu ibu (ASI) yang minim, sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi. Pada akhirnya, banyak ibu yang berhenti memberikan ASI eksklusif, karena merasa produksi ASI kurang.

Padahal sebagian besar wanita dapat memproduksi ASI yang cukup untuk bayinya. Agar produksi ASI senantiasa lancar, Anda dapat mengonsumsi beberapa makanan berikut ini:

1.     Daun katuk

Daun katuk sangat ampuh untuk melancarkan produksi ASI, karena mengandung laktagogum. Cara mengolah daun katuk cukup mudah. Anda hanya perlu merebusnya hingga matang.

2.     Kacang almon

Kandungan kalsium di dalam kacang almon sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI. Dengan mengonsumsinya, Anda dapat mencukupi kebutuhan ASI eksklusif untuk bayi.

3.     Bayam

Bayam memiliki enzim bernama phytoestrogens, sehingga termasuk dalam makanan pelancar ASI. Enzim tersebut juga terdapat pada sayuran yang berwarna hijau tua lainnya.

4.     Kacang hijau

Proses produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin membantu produksi ASI, sementara oksitosin membantu mengeluarkan ASI. Suasana hati yang baik pada ibu menyusui akan memicu hormon oksitosin untuk mengeluarkan ASI.

Selain  bisa menstimulus hormon oksitosin, kacang hijau juga memiliki kadar tiamin atau vitamin B1 yang mengubah karbohidarat menjadi energi. Hal ini penting untuk ibu menyusui, karena masa menyusui membutuhkan energi lebih besar dibandingkan saat hamil.

Jadi, itulah beberapa makanan alami yang dapat memperlancar produksi ASI. Selain itu, Anda juga perlu menghindari makanan yang dapat menghambat proses menyusui seperti vitamin B6, daun kol, parsley, dan peppermint (baik dalam bentuk permen, minyak, atau teh), alkohol, dan kafein.

Selain memperhatikan asupan makanan, Anda juga perlu belajar mengelola suasana hati. Stres pada ibu menyusui dapat menghambat produksi ASI. Selama menyusui, Anda perlu tenang, semangat, dan optimis dapat memproduksi banyak ASI.

Dengan fokus pada hal-hal yang melancarkan produksi ASI, Anda diharapkan dapat memberikan ASI eksklusif sampai anak berusia enam bulan. Kemudian, Anda dapat melanjutkan proses menyusui hingga anak berusia dua tahun diselingi pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI).

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar