Sukses

Lakukan Ini Jika Alergi si Kecil Kambuh Saat Liburan

Berlibur bersama si Kecil bisa jadi bencana jika alerginya kambuh. Bila hal itu terjadi, jangan panik. Ini yang bisa Ayah dan Bunda lakukan.

Klikdokter.com, Jakarta Alergi merupakan suatu reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap bahan-bahan tertentu yang disebut alergen. Alergen dapat berupa makanan, bahan yang dihirup ataupun berkontak dengan kulit. Berbagai jenis alergen dapat ditemukan kapan saja dan di mana saja, tak terkecuali saat berlibur bersama si kecil.

Gejala yang timbul saat anak berkontak dengan alergen dapat bervariasi. Reaksi yang ringan dapat berupa ruam di kulit yang gatal, mata berair dan bersin-bersin. Reaksi berat, atau disebut juga anafilaksis, dapat berupa penurunan kesadaran, sesak nafas dan turunnya tekanan darah yang dapat berujung fatal.

Pada umumnya, gejala alergi akan timbul dalam rentang waktu 5–30 menit setelah terjadi kontak dengan alergen. Reaksi alergi dapat memicu respons dari berbagai organ tubuh. Hal yang harus selalu menjadi prioritas untuk mencegah munculnya reaksi alergi adalah menghindari alergen sebisa mungkin.

Saat reaksi alergi terjadi, Bunda jangan panik. Obat-obatan antihistamin dapat diberikan dengan segera. Selain antihistamin, siapkan juga beberapa obat jenis lain seperti obat tetes mata dan dekongestan untuk meringankan gejala yang muncul.

Langkah selanjutnya jika diperlukan adalah membawa si Kecil ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut, khususnya jika reaksi alergi yang terjadi bersifat berat.

Jika reaksi alergi bersifat berat atau anafilaksis, maka suntikan epinefrin harus sesegera mungkin diberikan. Mengingat umumnya epinefrin hanya tersedia di unit gawat darurat, oleh karena itu si Kecil harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan secepat mungkin.

Meski berisiko, namun jangan sampai kondisi si Kecil yang memiliki alergi menciutkan semangat untuk berlibur. Selama Ayah dan Bunda mempersiapkan segalanya dengan saksama, menjaga si Kecil tidak kontak dengan alergen, memastikan lingkungan dan makanan yang dikonsumsi aman—hal-hal tersebut telah berkontribusi dalam mencegah kambuhnya alergi si kecil.

Jika alergi si Kecil tetap kambuh, tetap berusaha untuk tenang. Hal yang harus diingat adalah, gejala reaksi ringan dapat diatasi dengan antihistamin, namun reaksi anafilaksis membutuhkan penanganan di unit gawat darurat.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar