Sukses

Kiat Agar si Kecil Tumbuh Menjadi Pribadi yang Tangguh

Persiapkan anak Bunda untuk menjadi pribadi yang tangguh saat ia dewasa nanti.

Klikdokter.com, Jakarta Orang tua sering hanya fokus pada kecerdasan akademik dan kurang memperhatikan soft skills (kemampuan bekerja sama, ketangguhan, kemandirian, dan keberanian) pada si Kecil. Bicara lebih jauh tentang ketangguhan, hal ini penting agar si Kecil mampu menghadapi persaingan dan tantangan, percaya diri, serta tidak mudah putus asa kelak.

Ingat, pribadi yang tangguh tidak lahir secara instan. Perlu proses panjang yang dimulai sejak kecil agar si Kecil dapat tumbuh menjadi seseorang yang bermental baja dan tahan banting. Orang tua tentu memiliki peran penting dalam hal ini.

Bila dilakukan secara konsisten, beberapa hal berikut dapat membantu membangun mental si Kecil menjadi tangguh:

  1. Hindari sikap overprotektif

Menyediakan setiap kebutuhan si Kecil memang merupakan kewajiban setiap orang tua. Namun, hal ini akan menjadi bumerang bila Bunda terus-menerus melindungi dan menyediakan apa yang anak perlukan. Si Kecil akan terbiasa dengan kondisi serba enak dan serba ada. Latih si Kecil untuk berusaha mendapatkan apa yang ia inginkan.

  1. Biarkan si Kecil melakukan kesalahan

Ketika si Kecil melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan, jangan buru-buru turun tangan untuk memperbaikinya. Dengan mengalami kegagalan, si Kecil akan belajar untuk memperbaikinya di kemudian hari. Sebagai contoh, bila si Kecil jatuh saat belajar bersepeda, biarkan ia belajar agar lebih berhati-hati di kemudian hari.

  1. Biarkan si Kecil berusaha sendiri

Jangan cepat-cepat memberi bantuan saat si Kecil sedang dalam kesulitan. Biarkan ia menemukan jalan keluar sendiri. Misalnya, saat seorang balita berusaha menyusun balok atau menyelesaikan puzzle, biarkan ia berusaha menyelesaikannya sendiri. Bunda dapat memberikan semangat agar ia tidak mudah putus asa.

Kalaupun ingin menolong, Bunda dapat membantu ia melihat jalan keluarnya sendiri. Misalnya, saatAnda dan anak tersesat di pusat perbelanjaan, dorong si Kecil untuk berani bertanya kepada petugas setempat. Secara tidak langsung, Bunda mengajarinya kemampuan membangun komunikasi dan keberanian.

  1. Ajarkan si Kecil untuk konsisten dan disiplin

Bila si Kecil sedang belajar menguasai sebuah keahlian, seperti bermain musik, ajarkan si Kecil untuk konsisten berlatih dengan membuatkan jadwal latihan. Ingatkan si Kecil untuk disiplin. Ceritakan pengalaman Bunda atau kisah orang yang sukses karena kedisiplinannya.

  1. Jadilah contoh yang baik

Akan lebih mudah bagi si Kecil untuk menjadi tangguh dan berani bila ia melihat orang tuanya juga berbuat demikian. Miliki sikap optimis dan pantang menyerah dalam keseharian Bunda. Semangat dan kalimat-kalimat positif akan menular kepada anak Anda.

Mendidik si Kecil menjadi pribadi tangguh memang tidak mudah, tetapi sangat mungkin untuk dicapai. Dengan strategi yang baik, kedisiplinan, dan beberapa kiat di atas, si Kecil dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan di hadapannya kelak.

[BA/ RH]

 

0 Komentar

Belum ada komentar