Sukses

Bolehkah Balita Tetap Minum ASI?

Air susu ibu (ASI) merupakan asupan terbaik untuk bayi. Namun saat bayi mulai memasuki usia balita, bolehkah ia tetap minum ASI?

Klikdokter.com, Jakarta World Health Organization dan American Academy of Pediatrics merekomendasikan ASI sebagai pilihan nutrisi untuk bayi. Bayi sebaiknya mendapat ASI eksklusif selama enam bulan pertama.

Si Kecil boleh tetap mendapatkan ASI, sepanjang ibu dan bayi menginginkan. Setelah usia enam bulan, ASI diberikan bersama dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

Namun bagaimana bila bayi mulai memasuki usia balita? Sebagian besar ibu mungkin bertanya-tanya, apakah ASI tetap dapat diberikan hingga usia dua tahun, tiga tahun, atau bahkan balita?

Pada kenyataannya, hal tersebut memang kerap terjadi. Hal ini boleh saja karena ASI tetap bermanfaat bagi bayi yang tumbuh semakin besar.

Manfaat dari memberikan ASI kepada bayi yang berusia lebih dari satu tahun meliputi berbagai aspek.

Pertama, ASI tetap merupakan asupan kaya nutrisi untuk bayi. Kedua, ASI juga memberikan antibodi yang berguna untuk kekebalan tubuh anak. Ketiga, ASI juga dapat memenuhi kebutuhan cairan balita supaya terhindar dari dehidrasi.

Manfaat yang juga tidak kalah penting yaitu ASI dapat memperkuat ikatan antara ibu dan anak. Hal tersebut memiliki efek positif untuk kondisi psikologis anak.

Memberikan ASI di usia balita memang sedikit berbeda dengan saat bayi. Pada umumnya, ibu tidak secara aktif menawarkan atau menjadwalkan ASI seperti sebelumnya. Namun, ibu juga tidak menolak bila anak meminta.

Ingat, kandungan ASI telah terbukti memiliki komposisi nutrisi terbaik untuk bayi. Jika bayi beranjak besar dan tetap menginginkan minum ASI, maka ibu dapat melanjutkan pemberiannya.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar