Sukses

Cara Pintar Menggunakan Ponsel Pintar

Pengguna ponsel pintar tak boleh kalah pintar dengan perangkat elektroniknya.

Klikdokter.com, Jakarta Ponsel pintar memang memberikan banyak sekali manfaat. Namun di baliknya, perangkat elektronik ini juga dapat berdampak negatif, apalagi jika Anda tidak cerdas dalam menggunakannya.

Menurut American Automobile Association, 60 persen kecelakaan di Amerika Serikat terjadi akibat penggunaan ponsel. Sungguh angka yang fantastis. Di Indonesia, data mengenai hal ini memang belum ada, tetapi kasus seperti ini pasti sudah sering Anda dengar.

Jika tak ingin ponsel pintar berefek negatif, Anda perlu mengetahui kiat-kiat aman dalam menggunakannya, seperti:

Jangan mengunakan ponsel sambil berjalan atau menyetir

Sudah banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh penggunaan ponsel atau gawai. Hal ini bisa disebabkan pecahnya fokus seseorang untuk memperhatikan jalan dan lingkungan sekitar.

Karena itu, jangan bahayakan nyawa Anda dengan memainkan ponsel atau gawai saat berjalan atau menyetir.

Jangan memandangi ponsel dalam jarak terlalu dekat

Memandangi ponsel pintar dalam jarak terlalu dekat membuat otot mata kelelahan. Mengapa? Untuk dapat memfokuskan penglihatan dalam jarak dekat, mata harus berakomodasi maksimal menggunakan otot-otot dalam bola mata.

Akibatnya lambat-laun otot mata akan lelah. Dalam jangka waktu lama, hal ini membuat mata lebih mudah rabun serta lebih mudah terjadi sakit kepala.

Jangan memandangi ponsel dalam waktu terlalu lama

Tanpa disadari, frekuensi berkedip akan berkurang saat Anda menonton televisi atau memandangi ponsel pintar dalam waktu lama.

Padahal refleks kedipan mata ini berfungsi untuk menjaga kelembapan mata. Akibatnya, mata akan menjadi cepat kering sehingga terasa perih dan merah.

Jangan memakai earphone dalam jangka waktu terlalu lama
Mendengarkan musik dengan eaphone dalam jangka waktu terlalu lama, apalagi dengan volume yang besar, dapat merusak pendengaran Anda.

Banyak ditemui orang yang tertidur sambil mendengarkan musik melalui earphone. Terbayang, bukan, betapa berbahayanya hal tersebut bagi pendengaran?

Selain itu, ada beberapa hal yang masih kontroversial di dunia kesehatan dalam penggunaan ponsel. Contohnya, kebiasaan meletakkan ponsel di kantong celana dan meletakkan ponsel di dekat kepala saat tidur.

Para ahli menduga, gelombang elektromagnet pada ponsel dapat mengganggu kesuburan jika diletakkan di dalam celana dan menyebabkan kanker otak jika diletakkan terlalu dekat dengan kepala. Walaupun buktinya belum cukup, tak ada salahnya bagi Anda untuk mencegahnya.

Jadi, memanfaatkan ponsel pintar harus dibarengi juga dengan penggunaan yang bijaksana dan cerdas. Jangan sampai teknologi mengganggu kesehatan Anda!

[RS/ RH]

 

1 Komentar