Sukses

Mengenali Pentingnya Antioksidan bagi Tubuh

Mari kenali lebih jauh soal antioksidan dan cara kerjanya dalam tubuh Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Kini kata antioksidan bukan hanya wilayah ahli biokimia atau dokter semata. Orang awam juga sudah akrab dengan kata ini, yang sering kali muncul dalam artikel kesehatan atau menghiasi diskusi seputar penyakit. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan antioksidan?

Sebelumnya, saya ingin bertanya lebih dulu pada Anda. Apakah Anda pernah berada dalam satu ruangan yang penuh asap rokok? Pernahkah Anda tidak sengaja menghirup asap kendaraan bermotor? Apakah Anda masih suka makan junk food atau gorengan?

Jika jawabannya “ya”, berarti Anda masih terpapar dengan radikal bebas setiap hari. Hal tersebut membuat sel-sel Anda berisiko mengalami stres oksidatif serta kerusakan.

Kerusakan ini akan memicu timbulnya berbagai penyakit metabolik dan degeneratif. Seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner dan serangan jantung, serta kanker.

Anda membutuhkan antioksidan untuk mencegah peningkatan stres oksidatif dan melindungi tubuh dari radikal bebas. Walaupun tubuh dapat membentuk antioksidan alami, tetapi asap rokok, polusi, dan berbagai makanan yang Anda konsumsi berpotensi menimbulkan radikal bebas yang tidak mampu dinetralkan hanya oleh antioksidan alami.

Lalu, seberapa penting antioksidan bagi tubuh Anda? Selain untuk menekan stres oksidatif, antioksidan juga dapat melawan proses terjadinya penyakit degeneratif. Termasuk penyakit pada pembuluh darah jantung dan otak, yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Anda dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah, antara lain beri, anggur, dan apel. Sayuran hijau dan ikan laut (sarden atau tuna) juga memiliki kandungan nutrisi dengan efek antioksidan tinggi.

Sudah tahu, kan, pentingnya antioksidan bagi tubuh manusia? Selain dapat menekan stres oksidatif, juga mampu mengendalikan faktor utama penyebab serangan jantung atau stroke. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar