Sukses

Tangkal Stres Oksidatif dengan Makanan Super Ini

Pola makan sehat dapat membantu menangani stres oksidatif dalam tubuh.

Klikdokter.com, Jakarta
Stres oksidatif dapat timbul karena banyak hal, mulai dari pola makan tidak sehat, polusi hingga kebiasaan merokok. Jika terjadi stres oksidatif dalam tubuh, Anda dapat terkena berbagai gangguan kesehatan. Salah satu yang paling mengancam adalah serangan jantung.

Salah satu cara untuk mengurangi stres oksidatif ini adalah dengan menjaga asupan makanan. Beberapa makanan diyakini dapat memperbaiki kondisi tersebut, seperti:

  1. Buah-buahan segar

    Buah-buahan seperti kiwi, beri, anggur, dan apel banyak memiliki antioksidan. Artinya, mengonsumsi buah-buahan ini dapat menekan oksidasi dalam tubuh, dan dengan demikian menurunkan tingkat stres oksidatif. Ingat, buah-buahan segar ini lebih bermanfaat jika dikonsumsi utuh tanpa dijus atau proses lain.

  2. Sayur-sayuran berwarna hijau

    Sayuran hijau memiliki kadar antioksidan yang tinggi, yang membuatnya dapat melindungi sel-sel tubuh Anda. Manfaat antioksidan akan lebih terasa bila diolah dengan benar. Jangan biarkan kadarnya menurun akibat cara memasak yang salah, misalnya digoreng atau dimasak terlalu lama.

  3. Ikan laut

    Sarden dan tuna mengandung banyak asam lemak omega-3. Asam lemak ini memiliki efek antioksidan yang baik untuk menekan stres oksidatif. Selain itu, minyak ikan juga bagus untuk meningkatkan kadar kolesterol ‘baik’ dalam tubuh. Sebaiknya konsumsi sebanyak dua atau tiga kali seminggu.

  4. Gandum

    Gandum dan beras merah diketahui kaya akan asam folat, selenium, dan zink. Zat tersebut bermanfaat karena memiliki aktivitas antioksidan. Jika memungkinkan, pilihlah gandum atau beras merah ini sebagai sumber karbohidrat.

  5. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan menyimpan segudang nutrisi, seperti selenium, folat, lemak, protein, kalsium, dan zink dalam kadar yang bervariasi. Bersama dengan buah-buahan segar, kacang-kacangan juga mengandung plant stanol esters yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ dalam tubuh.

Makanan sehat adalah obat terbaik bagi tubuh Anda. Oleh karena itu, lawanlah stres oksidatif ini dengan makanan-makanan yang bergizi. Perhatikan juga metode pengolahan makanan tersebut agar manfaat yang diperoleh dapat maksimal.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar