Sukses

Kiat Menghindari Mabuk Perjalanan pada Anak

Mabuk perjalanan sering sulit dihindari. Ada beberapa cara untuk mencegah mabuk perjalanan pada anak.

Klikdokter.com, Jakarta Liburan sudah di depan mata. Anda pasti sudah tidak sabar ingin berjalan-jalan ke luar kota atau negeri bersama keluarga tercinta. Perjalanan panjang pun harus ditempuh, entah melalui darat, laut, atau udara. Terkadang, mabuk perjalanan sulit dihindari, terutama oleh anak-anak.

Rasa mual merupakan gejala umum dari mabuk perjalanan. Gejala lain yang mungkin terjadi yaitu pusing, badan lemah, keringat dingin, kelelahan, begah serta kembung, dan ketidakseimbangan tubuh.

Ada beberapa cara untuk mencegah mabuk perjalanan pada anak, yaitu:

  • Pastikan anak dalam kondisi nyaman

    Sebelum memulai perjalanan, Anda perlu memastikan bahwa anak dalam kondisi nyaman. Anda perlu memastikan anak makanan serta minum air dalam jumlah cukup terlebih dahulu, dan istirahat dengan cukup pula di hari sebelumnya.

    Anda perlu memberikan makanan tinggi serat kepada anak. Hindari makanan yang terlalu berbumbu, berlemak, dan asam, karena dapat memicu mabuk perjalanan. Makanlah dua atau tiga jam sebelum perjalanan.

  • Pilih tempat duduk yang tepat

    Bila bepergian menggunakan mobil atau bus, anak perlu duduk di tempat duduk dengan pergerakan vertikal seminimal, seperti di kursi depan mobil atau bus. Saat menggunakan pesawat atau kapal laut, pilih tempat duduk di dekat bagian sayap atau dekat dengan permukaan air laut.

  • Hindari membaca buku

    Sebenarnya tak hanya membaca buku, tetapi hindari juga aktivitas melihat layar laptop atau ponsel. Intinya hindari aktivitas yang membuat mata terfokus pada benda diam, karena dapat memicu mabuk perjalanan. Sarankan anak untuk melihat pemandangan melalui jendela atau menghadap ke depan.

  • Alihkan perhatian anak

    Bila anak mulai mengeluhkan gejala mabuk perjalanan, alihkan perhatiannya dengan mengajak mengobrol atau mendengar musik sambil bernyanyi bersama. Namun, bila gejalanya memburuk, Anda sebaiknya menghentikan perjalanan sebentar dan mengajak anak keluar dari kendaraan untuk berjalan-jalan sejenak.

  • Beri obat anti mabuk

    Anda juga dapat memberikan obat-obatan anti mabuk untuk anak. Obat yang mengandung zat dimenhidrinat dan difenhidramin aman untuk anak di atas dua tahun. Namun, sebelum memberikan obat-obatan ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Mabuk perjalanan (car sickness) terjadi saat otak menerima input yang tidak selaras antara mata, saraf di anggota gerak, dan telinga dalam sebagai organ keseimbangan.

Misalnya, ketika anak berada dalam mobil tanpa dapat melihat jendela. Telinga dalam menangkap ada perubahan posisi tubuh, tetapi mata, dan anggota gerak tidak menangkap hal serupa. Hasilnya, anak akan mengalami mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja, tetapi paling sering dialami oleh wanita dan anak usia 2–15 tahun. Nah, berbekal informasi di atas, Anda tak perlu khawatir anak akan mengalami mabuk perjalanan. Liburan pun akan lebih menyenangkan.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar