Sukses

Memilih Pil KB yang Tepat untuk Penderita Migrain

Hai para wanita, cegahlah migrain kambuh dengan memilih pil KB yang tepat.

Klikdokter.com, Jakarta Migrain berbeda dengan sakit kepala biasa. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh banyak faktor, salah satunya adalah penggunaan pil KB. Lalu, harus bagaimana?

Perlu Anda ketahui, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan migrain adalah menurunnya kadar hormon estrogen dan gelojak hormon prostaglandin. Ini terjadi terutama sebelum, hingga beberapa hari pertama menstruasi.

Melihat eratnya hubungan antara migrain dan faktor hormonal, maka mau tak mau memilih pil KB pun harus berhati-hati.
Pil KB Pencetus Migrain

Studi ilmiah menunjukkan bahwa pil KB kombinasi (estrogen dan progesteron) dapat memperparah kondisi migrain. Saat pil kombinasi tidak diminum, penurunan estrogen secara drastis akan terjadi. Sehingga, gejala migrain akan semakin buruk.

Meski sebenarnya gejala akan berkurang bila penggunaan pil dilanjutkan, keluhan migrain yang semakin buruk tentu sangat mengganggu. Atas alasan ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penderita migrain untuk tidak mengonsumsi pil KB kombinasi.

Pil KB Bebas Migrain

Tidak ada larangan bagi penderita migrain untuk menggunakan pil KB. Selama pemilihannya tepat, Anda tetap dapat merasa aman tanpa harus dihantui gejala migrain.

Salah satu pil KB yang tergolong aman bagi penderita migrain adalah pil dengan kadar estrogen rendah (low dose monophasic oral contraceptive). Pil KB jenis ini bekerja dengan membuat kadar estrogen di dalam tubuh lebih stabil, sehingga penggunanya bisa terhindar dari serangan migrain.

Untuk mendapatkan pil KB tersebut, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin Anda akan terserang migrain atau kondisi lain yang lebih parah.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar