Sukses

Terapi Nyeri yang Cocok untuk Ibu Hamil

Nyeri punggung di bagian bawah saat hamil kerap mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari. Simak kiat untuk mengatasinya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Secara alami, kehamilan membuat tubuh memproduksi hormon relaksin yang menyebabkan jaringan pengikat tulang (ligamen) menjadi lebih lunak dan lemas. Perubahan yang terjadi di area punggung bawah dan panggul ini diperlukan agar tubuh Anda siap untuk melahirkan.

Di sisi lain, persendian menjadi kurang stabil sehingga menimbulkan nyeri. Berikut ini cara untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil:

  1. Olahraga

    Olahraga secara rutin akan memperkuat otot dan fleksibilitas sendi. Dengan demikian, tegangan pada tulang belakang akan berkurang.

    Olahraga yang aman bagi sebagian besar ibu hamil ialah berjalan, berenang, dan bersepeda statis. Di samping itu, Anda juga dapat melakukan latihan atau senam khusus untuk menguatkan otot dan sendi punggung dan panggul.

  2. Kompres

    Anda dapat memulai dengan melakukan kompres dingin pada area yang nyeri selama 15–20 menit, 3–4 kali sehari. Dua sampai tiga hari kemudian, gunakan kompres hangat di area yang sama. Hindari mengompres hangat area perut saat hamil.

  3. Perbaiki postur

    Biasakan postur yang baik saat berdiri, duduk, dan tidur. Kebiasaan membungkuk membuat otot-otot tulang belakang menegang. Saat berdiri, berikan jarak antara kedua kaki dan lutut sedikit menekuk (tidak lurus atau terkunci).

    Busungkan dada namun usahakan bahu tetap rileks. Saat duduk, pilih kursi yang menyokong punggung atau tempatkan bantalan di belakang punggung bawah. Gunakan pula penyangga kaki agar lutut selalu sedikit tertekuk dan lebih tinggi dari panggul bila harus duduk dalam waktu lama.

  4. Tidur miring ke satu sisi

    Hindari tidur telentang. Tidurlah miring ke sisi kiri dengan salah satu atau kedua lutut tertekuk. Taruh bantal penyangga di antara kedua lutut, di bawah perut, dan belakang punggung.

  5. Biasakan cara mengangkat barang yang benar

    Bila akan mengangkat barang, jongkok dan angkat dengan kedua kaki. Jangan membungkuk atau mengangkat dengan punggung.

  6. Gunakan perlengkapan yang nyaman dipakai

    Hindari pemakaian sepatu berhak tinggi, yang dapat membuat Anda rentan jatuh. Gunakan sepatu berhak rendah dan bukan sepatu datar. Bila Anda nyaman, korset khusus ibu hamil (maternity belt) dapat pula digunakan untuk menyangga punggung bawah.

  7. Kelola stres dengan baik

    Pengelolaan stres atau konseling diperlukan stres menjadi faktor utama penyebab nyeri saat hamil.

  8. Pertimbangkan terapi alternatif

    Selalu konsultasikan terlebih dulu dengan dokter bila Anda mempertimbangkan untuk menjalani terapi alternatif seperti akupunktur atau chiropractic.

Selain itu, Anda dapat pula mengonsumsi obat antinyeri untuk mengurangi keluhan. Parasetamol merupakan obat paling aman untuk ibu hamil. Sedangkan penggunaan obat antinyeri lain seperti ibuprofen, metampiron atau natrium diklofenak, harus atas saran dari dokter.

Segera kunjungi dokter bila nyeri bertambah berat atau telah berlangsung lebih dari 2 minggu. Begitu juga bila didapatkan nyeri hebat yang muncul tiba-tiba, hilang timbul atau terasa seperti ditusuk-tusuk pada daerah tangan dan kaki.

Jangan sepelekan nyeri punggung di bagian bawah saat hamil. Sebab hal ini dapat menjadi tanda persalinan prematur atau infeksi saluran kemih bila disertai dengan perdarahan dari vagina, demam, atau gangguan berkemih.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar