Sukses

Perhatikan Hal Ini Jika Anak Alergi Makanan

Si Kecil didiagnosis memiliki alergi makanan, yakni udang. Amankah bila ia makan satu gigitan udang saja?

Klikdokter.com, Jakarta Ketika seorang anak menderita alergi makanan, berarti sistem kekebalan tubuhnya akan menimbulkan reaksi terhadap makanan tertentu. Makanan tersebut dianggap sebagai benda asing yang membahayakan tubuh dan sistem kekebalan akan berusaha melawan.

Gejala reaksi alergi bervariasi pada tiap anak. Mulai dari ruam ringan hingga anafilaksis yang mengancam nyawa.

Data dari Mayo Clinic menyebutkan, ada delapan jenis makanan yang menjadi penyebab dari 90% kasus alergi makanan. Makanan tersebut adalah susu, telur, ikan, makanan laut, kacang pohon (almon atau walnut), kacang tanah, gandum, dan kedelai.

Bila anak sudah terdiagnosis, makanan pencetus alergi tersebut harus dihindari. Kalau sudah begtiu, apakah anak benar-benar tidak boleh mencicipi makanan tersebut satu gigitan pun?

Para peneliti belum menemukan kesimpulan mengenai jumlah makanan pencetus alergi yang aman untuk dikonsumsi. Belum ada juga data yang seragam untuk menentukan secara pasti. Anak yang alergi kacang, misalnya, dapat mengalami reaksi anakfilasis yang berat walau hanya memakan sepersepuluh miligram kacang.

Pada dasarnya, hal tersebut tergantung pada masing-masing anak maupun jenis makanannya. Jadi, anak yang alergi tetap berada dalam risiko meski mengonsumsi makanan pencetus dalam jumlah sedikit.

Menghindari makanan pencetus alergi adalah satu-satunya cara untuk mencegah reaksi alergi. Dengan demikian, alergi makanan bisa terhindarkan. [RS/MFW]

0 Komentar

Belum ada komentar