Sukses

Mungkinkah Alergi Merenggut Nyawa Anak?

Anak sering bersin saat terkena debu? Atau, gatal-gatal setelah makan makanan laut? Awas, bisa jadi karena alergi.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak sedikit orangtua yang menganggap alergi pada anak sebagai hal biasa. Padahal, jika tidak diatasi dengan baik dan benar, alergi bisa berujung pada kematian.
Alergi adalah reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap unsur yang normalnya tidak berbahaya.

Misalnya: kacang, susu, debu, atau bahkan udara dingin. Saat hal ini terjadi, gejala yang sering timbul adalah sesak, hidung beringus, bersin- bersin atau gatal pada kulit.
Pada orang dewasa, alergi umumnya lebih mudah dikenali. Ini karena orang dewasa bisa mengetahui mana zat pencetus dan mana yang tidak.

Sebaliknya, anak- anak hanya bisa mengeluhkan gejalanya saja.

Jika gejala yang dialami anak biasanya tergolong berat (anafilaksis). Anafilaksis adalah reaksi hipersensitivitas sistemik yang berbahaya dan mengancam nyawa. Itulah sebabnya mengapa orangtua harus jeli melihat gejala alergi pada anak.

Secara sederhana, anafilaksis dapat digambarkan sebagai reaksi alergi di seluruh tubuh, baik pada organ luar maupun organ dalam (paru-paru dan jantung).

Reaksi ini biasanya memicu gangguan pernapasan –seperti mengorok dan sesak. Penanganan yang lambat dapat dengan cepat mengakibatkan kegagalan organ vital.

Pencetus yang paling sering mengakibatkan reaksi anafilaksis adalah makanan. Sebuah penelitian di Australia menyatakan bahwa agen utama yang banyak menyebabkan reaksi anafilaksis adalah makanan (56%), obat (5%), dan serangga (5%).

Angka didapat menjadi dasar penting saat melakukan tes alergi obat sebelum memberikan jenis obat tertentu, terutama yang sifatnya injeksi. Dan bila anak sudah terbukti memiliki alergi terhadap makanan tertentu, hindari saja makanan tersebut sama sekali.

Jika anak Anda memiliki alergi, perhatikan baik- baik kontak kemungkinan adanya dengan zat pencetus. Bawa selalu pertolongan pertama, seperti obat antihistamin. Ingat, alergi yang tidak segera ditangani bisa merenggut nyawa anak Anda!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar