Sukses

Hygienitas Tangan

Hygienitas Tangan. Mencuci tangan merupakan suatu kebiasaan positif yang sangat penting. Kerap kali tersepelekan dan dianggap tidak penting. Kalau pun dilakukan, tidak sedikit yang melakukannya kurang baik dan benar. Hampir seluruh penyebaran bakteri dan

KLIKDOKTER.com - Mencuci tangan merupakan suatu kebiasaan positif yang sangat penting. Kerap kali tersepelekan dan dianggap tidak penting. Kalau pun dilakukan, tidak sedikit yang melakukannya kurang baik dan benar.

Hampir seluruh penyebaran bakteri dan virus melalui tangan. Bakteri dan virus tampil tidak terlihat dalam bentuk mikro. Tanpa kita sadari, jutaan kuman eksis di tangan akibat aktivitas yang kita lakukan.

Sulit bagi kita sendiri bisa untuk memastikan apakah barang yang kita gunakan ataupun makanan yang akan kita konsumsi steril atau tidak. Akan mengerikan jika mikro-organisme yang tidak terlihat tersebut berpindah ke barang-barang atau bahkan ke sebuah benda makanan yang akan kita konsumsi. Hasilnya? Kesehatan tubuh hingga nyawa taruhannya.

Mencuci tangan yang baik dan benar merupakan langkah yang bijaksananya wajib dilakukan. Seperti halnya salah satu syarat penting langkah mencuci tangan yang baik dan benar adalah mencuci tangan dengan air bersih mengalir disertai sabun atau cairan antiseptik.

Peran sabun sendiri adalah untuk mematikan kuman. Pun, sabun mandi biasa tidak mumpuni untuk mematikan sebagian jenis kuman, beberapa mikro-organisme hanya dapat mati dengan zat antiseptik. Untuk sabun pilihlah sabun antiseptik, namun kelemahan sabun, membutuhkan air yang mengalir.

Jika dalam situasi keterbatasan tidak adanya air bersih untuk mencuci tangan, gunakanlah cairan pembersih antiseptik yang dewasa ini banyak beredar di pasaran. Pastikan cairan pembersih antiseptik tersebut mengandung zat alkohol yang cukup dan dapat membunuh mikro-organisme yang ada.

Riset Curtis & Cairncross (2003) mengemukakan bahwa perilaku mencuci tangan dengan sabun bisa mengurangi insiden diare sebanyak 42-47%, yang artinya sekitar satu juta anak di dunia dapat diselamatkan tiap tahun dengan cuci tangan. Di Indonesia, diare menjadi penyebab kedua kematian pada bayi (19,2%) setelah pneumonia (22,5%).[](DA)

0 Komentar

Belum ada komentar