Sukses

Dokter, Apakah Waxing Itu Tidak Berbahaya?

Salam Dokter, Apakah waxing itu tidak berbahaya? Karena prinsipnya seperti mencabut menggunakan alat pencabut, tetapi memang arahnya berlawanan dgn arah rambut, dan dalam 1 kali wax rambut tercabut dalam jumlah banyak, dan dalam waktu yg singkat, hingga tidak terasa sakit. Bagaimana kalau sampai folikelnya tercabut bahkan keluar darah? Saya pernah mencoba mencabut 1 per 1 rambut di skrotum testis dengan jari dengan prinsip waxing, memang tidak terasa sakit, tetapi untuk rambut tebal dan folikel

Oleh: dr. Nadia Octavia - KLIKDOKTER.com

Pertanyaan:

Salam Dokter, Apakah waxing itu tidak berbahaya? Karena prinsipnya seperti mencabut menggunakan alat pencabut, tetapi memang arahnya berlawanan dgn arah rambut, dan dalam 1 kali wax rambut tercabut dalam jumlah banyak, dan dalam waktu yg singkat, hingga tidak terasa sakit. Bagaimana kalau sampai folikelnya tercabut bahkan keluar darah? Saya pernah mencoba mencabut 1 per 1 rambut di skrotum testis dengan jari dengan prinsip waxing, memang tidak terasa sakit, tetapi untuk rambut tebal dan folikel yang besar terlihat di permukaan kulit, yang tercabut sampai folikel, dan dari pori2 tempat folikel keluar darah yang mungkin cukup di gunakan untuk tes golongan darah. Kalau diwaxing darahnya mgkn keluar bersamaan. Itu di skrotum, saya pernah waxing ketiak, yang folikelnya tercabut jg keluar darah. Terimakasih.

Jawaban:

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Dengan melakukan waxing pada kulit, terutama pada area genital, otomatis akan melenyapkan perlindungan yang Anda miliki. Wax juga bisa mengelupas lapisan kulit paling luar organ vital dan membuat kulit di sekelilingnya teriritasi, sehingga menjadi ’gerbang’ masuknya bakteri ke dalam tubuh.

Disarankan agar orang-orang yang menderita diabetes, ginjal kronis atau penyakit hati, yang mempunyai kondisi kulit seperti eczema atau psoriasis, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah untuk menghindari waxing sama sekali. Sedangkan untuk orang lainnya yang tetap ingin melakukan wax, berikut adalah beberapa tips untuk menghindari bahaya yang ditimbulkannya:

  1. Pilih klinik atau salon terpercaya yang punya lisensi dari institusi kesehatan setempat. Resiko mahal masih lebih baik daripada beresiko tidak aman.
  2. Perhatikan kebersihan klinik dan higinitas proses waxing. Pastikan asisten waxing mensterilkan tangan dan peralatannya sebelum proses dimulai.
  3. Jika memungkinkan, pilih metode sugaring (waxing dengan bahan dasar gula, bukan lilin). Meski tekniknya mirip,sugaring lebih lembut, tidak terlalu sakit, dan lebih ramah pada kulit daripada waxing biasa.

Perhatikan perubahan kondisi tubuh setelah melakukan waxing, jika timbul gatal-gatal, ruam, nyeri, bengkak atau demam, segera pergi ke dokter setempat. Untuk menghindari resiko lebih lanjut, sebaiknya Anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter Anda sebelum melakukan waxing, karena resiko yang akan didapatnya dapat melebihi kebanggaan yang Anda rasakan setelah melakukannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

 

Baca juga:

Serba-serbi Kehamilan Kembar
4 Nutrisi Kebutuhan Kulit Ibu Hamil
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
4 Alasan Tidak Melewatkan Sikat Gigi di Malam Hari

0 Komentar

Belum ada komentar