Sukses

Gigi Tampil Cantik dengan Porselen

Bagaimana ekspresi favorit Anda saat difoto, tersenyum simpul atau menampakkan gigi dengan penuh percaya diri? Bila selama ini Anda malas tersenyum lebar karena gigi depan Anda bermasalah

Oleh : drg. Martha Mozartha

Bagaimana ekspresi favorit Anda saat difoto, tersenyum simpul atau menampakkan gigi dengan penuh percaya diri? Bila selama ini Anda  malas tersenyum lebar karena gigi depan Anda bermasalah, sepertinya masalah tersebut dapat segera diakhiri. Senyuman yang menampilkan barisan gigi yang putih dan rapi seperti artis Hollywood bukanlah hal yang mustahil.

Tom Cruise tidak terlahir dengan gigi yang rapi seperti sekarang. Pada awal tahun 200an, ia menjalani perawatan orthodontik -yang sering disebut oleh orang awam sebagai behel- selama hampir dua tahun. Tom Cruise hanyalah satu dari sekian banyak artis Hollywood yang harus menjalani perawatan gigi demi mendapatkan Hollywood smile. Selain kawat orthodontik, masih ada alternatif lain untuk memperbaiki gigi yang berubah warna, bercelah, atau rusak, yaitu dengan Porcelain veneer. Teknik ini menggunakan porselen untuk melapisi permukaan gigi sehingga dapat mengkoreksi bentuk dan warna gigi. Sebetulnya perbaikan gigi dengan teknik ini bukanlah hal yang baru. Namun dengan teknologi terkini, perawatan ini semakin populer karena menawarkan hasil yang instan dan secara estetik sangat memuaskan.

Pelapisan gigi dengan porselen ini dapat dibayangkan seperti kuku palsu yang ditempelkan di kuku asli untuk mempercantik kuku.  Permukaan gigi harus sedikit diasah sesuai ketebalan porselen yang akan ditempelkan di permukaan gigi. Tidak perlu khawatir akan timbulnya ngilu saat gigi diasah, karena dokter gigi akan melakukan anestesi lokal untuk membius gigi dan gusi. Lagipula pengasahan tersebut dilakukan sesedikit mungkin, hanya sebatas lapisan email. Dengan menggunakan porselen terkini, veneer dapat dibuat sangat tipis bahkan hampir setipis lensa kontak sehingga gigi hampir tidak perlu diasah sama sekali.

Setelah diasah, rahang pasien dicetak dan cetakan tersebut dikirim ke laboratorium dental untuk menjadi panduan dalam proses pembuatan veneer.  Oleh karena itu umumnya pembuatan veneer membutuhkan setidaknya dua kali kunjungan. Veneer yang sudah rampung akan ditempel ke permukaan gigi dengan menggunakan semen khusus agar veneer dapat melekat kuat dan bertahan lama.

Umumnya porcelain veneer dapat bertahan selama 5 hingga 10 tahun. Namun pada kasus tertentu ada kemungkinan veneer ini longgar dan lepas tidak lama setelah dipasang. Bila ini terjadi, segera hubungi dokter gigi agar veneer tersebut dapat segera diperbaiki dan dipasang kembali. Agar veneer dapat bertahan lama perlu diterapkan penjagaan oral hygiene seperti yang diinstruksikan oleh dokter gigi, dan sebaiknya pasien berkunjung ke dokter gigi untuk check up secara berkala.[](MM)
 

0 Komentar

Belum ada komentar