Sukses

Cara Agar Bisa Hamil Kembar

Memiliki bayi kembar mungkin menjadi sebuah impian bagi sebagian pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Namun, adakah cara agar bisa hamil kembar? Berikut info medis dari dr. Grace Valentine, Sp.OG.

Keinginan untuk memiliki anak kembar tentunya banyak dirasakan oleh pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Bila Anda menginginkan kehamilan kembar, penting bagi Anda untuk memiliki pemahaman bagaimana kehamilan kembar terjadi.

Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar dapat dibagi menjadi 2, yaitu kembar identik dan non-identik. Berikut penjelasannya:

  • Kembar identik

Kembar identik atau kembar monozigot atau kembar non-fraternal terbentuk dari pembuahan 1 sel telur oleh 1 sel sperma yang mengalami pembelahan menjadi 2 embrio. Tiap embrio memiliki komponen genetik yang identik satu sama lain.

  • Kembar non-identik

Kembar non-identik atau dizigotik atau kembar fraternal terbentuk dari 2 sel telur yang dibuahi oleh 2 sel sperma. Masing-masing embrio memiliki struktur genetik yang khas.

Kehamilan kembar dapat diturunkan secara genetik. Kehamilan kembar terjadi pada 3 dari 100 persalinan. Sebagian besar kehamilan kembar adalah kehamilan non-identik. Kehamilan identik hanya terjadi pada 3-5 dari 1000 persalinan.

Sebelum Anda merencanakan kehamilan kembar, perlu Anda ketahui bahwa kehamilan kembar memiliki risiko untuk mengalami penyulit kehamilan yang lebih banyak dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Penyulit yang sering menyertai kehamilan kembar adalah persalinan prematur, berat badan lahir rendah, preeklampsia, diabetes pada kehamilan, dan kelainan pada janin (cerebral palsy).

Kemungkinan mendapatkan kehamilan kembar akan meningkat pada wanita yang mengonsumsi obat penyubur dan menjalani teknologi reproduksi berbantu, seperti bayi tabung.

Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan kemungkinan untuk memiliki kehamilan kembar, antara lain:

  • Genetik

Bila Anda lahir dari kehamilan kembar, atau ada kehamilan kembar di keluarga Anda, maka Anda juga berkemungkinan untuk memiliki kehamilan kembar.

  • Usia

Semakin tua usia wanita, maka kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan kembar akan semakin besar. Pasalnya, wanita yang berusia di atas 35 tahun menghasilkan lebih banyak hormon Follicle-stimulating Hormone (FSH) dibandingkan dengan wanita usia muda. FSH adalah hormon yang membuat sel telur menjadi matang pada siklus ovaulasi tiap bulan. Semakin tua seorang wanita, maka kemungkinan hamil akan semakin rendah, namun kemungkinan mendapatkan kehamilan kembar menjadi lebih besar.

  • Riwayat kehamilan kembar

Riwayat kehamilan kembar sebelumnya akan turut meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar dua kali lipat pada kehamilan selanjutnya.

0 Komentar

Belum ada komentar