Sukses

Penyakit yang Mengintai Anak Saat Masuk Sekolah

Penyakit ternyata juga dapat mengintai anak ketika mereka masuk sekolah. Apa saja penyakit yang mengintai anak saat masuk sekolah? Berikut info medis dari dr. Atika.

Sebentar lagi saatnya masuk sekolah. Tentunya anak telah mempersiapkan berbagai peralatan sekolah yang dibutuhkan, mulai dari buku, alat tulis, seragam baru dan lain sebagainya.

Namun bagaimana dengan pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan di sekolah, sudahkah Anda membekali mereka dengan hal ini?

Jangan anggap enteng hal ini, mengingat beberapa macam penyakit bisa saja ‘menunggu’ untuk menyerang Si Kecil saat masuk sekolah. Sebab, ruang kelas dapat menjadi ‘lahan’ pertumbuhan berbagai kuman yang bisa menyebabkan penyakit pada anak-anak.

Macam-macam penyakit yang dapat ditularkan saat masuk sekolah, antara lain:

1. Infeksi kutu Pediculus humanus capitis

Kutu ini merupakan parasit yang berdiam di kulit kepala manusia, bahkan bisa juga mencapai bulu dan alis mata. Kutu yang dapat menyebabkan gatal hebat di kepala ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan rambut penderita maupun melalui peralatan pribadi penderita. Jenis penyakit ini merupakan masalah umum di antara para anak pra-sekolah yang mengunjungi daycare/tempat penitipan anak, khususnya pada daycare yang tempat maupun pengasuhnya kurang terjaga kebersihannya.

2. Infeksi tungau Sarcoptes scabiei

Menyebabkan penyakit skabies, yaitu kelainan kulit dengan gambaran bentol kemerahan yang sangat gatal, terutama di area leher, ketiak, selangkangan, sela-sela jari tangan dan kaki. Paling umum mewabah di asrama dan penginapan pelajar yang tidak terjaga kebersihannya. Karakteristik utamanya adalah mengenai anak-anak penghuni secara berkelompok dan bersifat gatal, terutama malam hari.

3. Infeksi virus Hepatitis A

Penyebab penyakit hepatitis A dengan gejala berupa demam, lemas, kulit dan mata kuning, mual muntah, buang air kecil cokelat, ini ditularkan dengan ketidaksengajaan terpapar sebagian kotoran penderita sebelumnya. Salah satu hal yang berisiko menyebabkan penyakit ini adalah kebiasaan membeli makanan yang tidak diolah secara bersih dan menggunakan air yang kotor untuk memasak maupun membersihkan piring/wadah makanan ataupun minuman tersebut. Untuk itulah, sebaiknya anak tidak jajan sembarangan.

4. Infeksi virus rhinovirus penyebab pilek

Penyebab penyakit pilek (common cold) dengan gejala berupa demam, hidung beringus, bersin-bersin ini mudah sekali tertular karena virus terletak di partikel kecil air liur penderita dan dapat menyebar di udara pasca penderita bersin, terutama penderita yang tidak menutup bersinnya. Selain lewat udara, berkontak dengan benda-benda yang terpapar virus ini, kemudian menyentuh mulut, hidung, dan mata juga dapat menularkan penyakit tersebut.

5. Infeksi virus enterovirus

Penyakit tangan, kaki dan mulut (Hand, foot, and mouth disease/HFMD) adalah penyakit yang sangat mudah menular dengan gejala adanya gangguan kulit berupa bentol lepuhan berwarna kemerahan dan berbentuk kecil, yang khas hanya ada di tangan, kaki dan mulut anak. Anak umumnya demam, lemas dan sangat tidak nafsu makan akibat nyeri dari bentol yang ada di dalam mulut. Penyakit ini umumnya menular di sekolah, lewat kontak langsung, lewat udara, maupun lewat benda/permukaan yang terkontaminasi, karena virus ini dapat berada di liur, dahak, cairan lepuhan, dan kotoran penderita sebelumnya.

6. Infeksi kuman influenza, campak, cacar, rubela, dan sejenisnya

Jenis penyakit ini sewaktu-waktu dapat mewabah di sekolah, dimulai dengan penularan dari seorang penderita yang menyebarkan kumannya lewat udara. Untuk itulah, anak-anak dengan penyakit tersebut sangat tidak disarankan masuk sekolah karena sangat berisiko menularkan pada teman-teman lainnya.

Penyakit infeksi dapat diperoleh di mana pun, termasuk saat anak berada di sekolah. Banyaknya anak-anak yang saling berkontak erat, misalnya saling bercanda tawa, saling bersentuhan, saling tinggal bersama di asrama, jajan sembarangan, dan lain sebagainya menjadi salah satu risiko mudahnya penyebaran kuman Belum lagi kemungkinan anak untuk bertemu dengan temannya yang sedang sakit, ataupun ada temannya yang belum mampu menjalankan kebiasaan diri yang sehat.

Untuk itu, langkah-langkah penjagaan kesehatan sebaiknya mulai diajarkan pada anak sebelum mereka masuk ke dunia sekolah, misalnya dengan rutin mencuci tangan dengan sabun hingga bersih, menghindari jajan sembarangan, tidak saling meminjam alat makan ataupun alat-alat pribadi (baju, handuk, sisir, topi), dan menutup batuk atau bersin. Selain itu, lengkapi pula pertahanan kesehatan anak dari penyakit yang dapat dicegah (preventable illness) dengan vaksinasi.

0 Komentar

Belum ada komentar