Sukses

Penyakit yang Ditularkan Melalui Batuk dan Bersin

Batuk dan bersin merupakan media terbaik untuk penularan beberapa jenis penyakit. Kenali lebih dalam tentang penyakit yang ditularkan melalui batuk dan bersin bersama dr. Atika berikut ini.

Batuk dan bersin sering kali menjadi suatu media penularan berbagai macam penyakit. Secara keseluruhan, penyakit yang ditularkan melalui batuk dan bersin digolongkan sebagai penyakit yang ditularkan lewat udara.

Melalui batuk ataupun bersin, partikel-partikel kecil cairan dari saluran pernapasan penderita (droplet maupun airborne) yang mengandung kuman akan menyebar. Bila terhirup oleh orang lain yang memiliki daya tahan tubuh rendah, penyakit tersebut dapat masuk dan menimbulkan gejala yang persis sama maupun gejala yang lebih berat.

Terdapat berbagai penelitian yang meneliti seputar kecepatan dan luas penyebaran droplet saat batuk atau bersin. Disebutkan bahwa dalam sebuah batuk tunggal, sekitar 3.000 droplet dapat dikeluarkan, dan kecepatannya bisa mencapai 80 km per jam.

Bagaimana dengan bersin? Dalam satu kali bersin, ternyata jumlah droplet yang dikeluarkan lebih banyak, yakni dapat mencapai 40.000 droplet. Selain itu, kecepatan droplet yang dikeluarkan saat bersin juga lebih besar. Salah satu sumber menyebutkan bahwa kecepatan droplet bersin bisa mencapai 321 km per jam.

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Massachusetts Institute of Technology menyebutkan bahwa batuk ataupun bersin memiliki fase gas yang tidak dapat dirasakan maupun dilihat, dan fase gas ini adalah fase yang menyebar paling luas. Hal ini menunjukkan betapa luas dan besarnya penyebaran penyakit yang terjadi dari satu kali bersin maupun batuk.

Penyakit apa saja yang dapat menular lewat batuk maupun bersin?

Berbagai jenis penyakit saluran pernapasan adalah penyakit utama yang menular lewat batuk maupun bersin karena kuman dapat menyebar melalui droplet maupun rute airborne. Namun terdapat pula beberapa penyakit organ lain, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pilek (common cold), paling sering disebabkan oleh kuman rhinovirus.
  2. Influenza, dapat disebabkan oleh berbagai virus influenza, seperti virus influenza A, B maupun C. Termasuk di antara serotipe virus influenza A adalah H1N1, H2N2, H3N2, H5N1 dan lain-lain.
  3. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), yang dapat disebabkan oleh famili coronavirus.
  4. Tuberkulosis, penyakit paru-paru dengan gejala batuk kronik (dapat berdarah) dan keluarnya keringat malam pada malam hari  yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
  5. Cacar air, penyakit kulit dengan gejala demam dan muncul lenting berair hampir di seluruh tubuh akibat virus varisela.

Selain yang disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak jenis-jenis penyakit lain yang dapat ditularkan lewat batuk ataupun bersin. Mengingat banyaknya macam penyakit yang dapat ditularkan lewat batuk ataupun bersin, sudah sepantasnya kita tidak menganggap remeh batuk ataupun bersin.

Oleh karena itu, bagi Anda yang menderita gejala batuk ataupun bersin sudah sewajibnya Anda menutup batuk ataupun bersin Anda dengan tisu sekali pakai ataupun dengan siku bagian dalam. Dan akan lebih baik jika Anda menggunakan masker selama sakit, sebab beberapa jenis kuman juga dapat dikeluarkan hanya lewat kegiatan berbicara.

Namun bila Anda tidak menderita batuk atau bersin, sebaiknya Anda menjaga jarak dengan penderita dan meningkatkan imunitas tubuh Anda untuk mencegah tertularnya penyakit ke tubuh Anda.

Bagi penderita maupun orang di sekitar penderita, rajin-rajinlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk meminimalisir penularan kuman. Kontrol terhadap lingkungan dan diri sendiri sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka penyebaran jenis penyakit tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar