Sukses

Bolehkah Penderita Anemia Lari Maraton?

Penderita anemia yang melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan ketahanan tubuhnya. Lalu, bolehkah penderita anemia lari maraton? Berikut ulasannya.

Anemia terjadi karena penurunan kadar hemoglobin dalam darah yang dapat menyebabkan asupan oksigen tubuh menjadi berkurang. Anemia lebih sering menyerang wanita daripada pria.

Anemia dapat berakibat pada munculnya gejala berupa lemas, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, pucat, berdebar-debar, dan sakit kepala.

Penderita anemia biasanya akan lebih mudah kelelahan saat melakukan olahraga. Hal ini karena kadar hemoglobin lebih sedikit membawa oksigen ke otot yang sedang aktif digunakan. Akibatnya, olahraga dengan intensitas sedang pun bisa menjadi sangat berat.

Meskipun begitu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga yang teratur dapat meningkatkan endurance/ketahanan tubuh pada penderita anemia. Kuncinya adalah mengikuti program olahraga yang baik, serta dilakukan secara konsisten dan teratur dalam jangka waktu lama.

Berikut ini adalah tips bagi penderita anemia yang ingin memulai olahraga:

  • Sebelum memilih jenis olahraga yang akan dilakukan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anda dengan dokter.
  • Jangan lupa untuk mengonsumsi obat ataupun suplemen yang direkomendasikan.
  • Mulailah dengan olahraga intensitas ringan, kemudian secara bertahap ditingkatkan menjadi intensitas sedang.
  • Lakukanlah olahraga secara rutin, yakni 3-4 kali dalam seminggu selama minimal 30 menit.
  • Lakukan latihan kekuatan otot setidaknya 2 kali dalam seminggu.
  • Jangan lupa untuk beristirahat di sela olahraga yang Anda lakukan. Selain itu, lakukanlah olahraga senyaman mungkin dan tidak terlalu berlebihan.

Namun bagi Anda yang menderita anemia, Anda harus menghentikan olahraga yang dilakukan jika ditemukan hal-hal berikut:

  • Tekanan darah >180/110 mmHg
  • Muncul keluhan sesak napas atau nyeri dada

Lalu, bolehkah penderita anemia lari maraton? Lari maraton merupakan jenis olahraga intensitas tinggi, jadi sebaiknya dihindari karena olahraga intensitas tinggi membutuhkan asupan oksigen yang tinggi pula.

Perlu Anda ketahui, Anemia memiliki beberapa penyebab. Jika penyebabnya hanya kekurangan zat besi dan anemia tersebut sudah teratasi dengan suplementasi zat besi, maka Anda tidak perlu khawatir untuk melakukan olahraga intensitas tinggi jenis apapun. Namun, ada beberapa anemia yang disebabkan oleh penyakit tertentu yang tidak memungkinkan bagi penderitanya untuk melakukan olahraga intensitas tinggi. Jadi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter mengenai jenis olahraga apa yang paling tepat untuk dilakukan.

0 Komentar

Belum ada komentar