Sukses

IQ Anak Tinggi? Optimalkan dengan Langkah Ini!

Skor IQ yang tinggi belum tentu menjamin kesuksesan anak pada kemudian hari, apalagi jika tidak diimbangi gizi yang memadai. Usaha serta stimulasi tetap perlu dilakukan oleh orang-orang di sekitar anak.

Setiap orangtua ingin yang terbaik untuk anaknya, salah satunya pertumbuhan yang sempurna untuk anaknya. Dalam hal kecerdasan, biasanya orangtua mempunyai patokan IQ (Intelligence Quotient). Padahal, dengan skor IQ yang tinggi belum tentu anak Anda akan sukses di kemudian hari, apalagi jika tidak diimbangi gizi yang memadai. Usaha serta stimulasi tetap perlu dilakukan oleh orang-orang di sekitar anak.

Mengenal Inteligensi Anak

Inteligensi adalah kapasitas keseluruhan yang dimiliki oleh seseorang untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan beradaptasi secara efektif terhadap lingkungan. Karena itu, tetap diperlukan beberapa cara agar IQ yang dimiliki anak Anda dapat dipergunakan secara optimal untuk kesuksesannya di masa depan.

Pada tes IQ, ada beberapa hal yang dinilai yaitu kemampuan daya tangkap anak, daya ingat, minat terhadap lingkungan atau pengetahuan umum, kemampuan analisis, kemampuan konsentrasi, fleksibilitas berpikir, serta kemampuan dasar hitung menghitung.

Bedakan Kecerdasan dan Talenta

Awalnya, kecerdasan sering didefinisikan sebagai keseluruhan kapasitas untuk mengatasi masalah. Kecerdasan umumnya dikaitkan dengan IQ dan kemampuan skolastik seperti membaca, menulis, dan berhitung. Sementara bakat atau talenta identik dengan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam bidang tertentu. Jadi sifatnya lebih spesifik, contohnya keterampilan menari, membaca puisi, menyanyi, bermain sepak bola, dan sebagainya.

Dr. Howard Gardner, seorang psikolog dari Universitas Harvard, kemudian mengemukakan sebuah konsep yang menjembatani keterkaitan antara kecerdasan dan talenta. Konsep ini dikenal sebagai Multiple Intelligence atau Kecerdasan Majemuk. Gardner menyampaikan hal ini dalam bukunya The Multiple Intelligence (1993) bahwa ada beberapa kecerdasan yang alami dalam setiap manusia dan sudah dapat dideteksi sejak ia masih muda.

Berdasarkan teori ini, setiap orang itu cerdas dengan keunikannya masing-masing. Namun, orang yang berbakat atau disebut juga ‘talented’ akan memiliki kemampuan yang sangat menonjol di satu atau beberapa kecerdasannya.

Cara Optimalkan IQ Anak

Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan IQ anak yang di atas rata-rata:

  1. Ajari anak Anda untuk tetap merasa belum puas dengan segala yang dimiliki. Agar anak tetap ingin terus belajar.
  2. Jangan melarang hal-hal yang anak Anda ingin lakukan selama menurut Anda benar. Jangan pernah memaksakan kemauan Anda kepada anak. Maksudnya, jika anak Anda lebih menyukai pelajaran menggambar, jangan memaksakan anak Anda untuk mengambil les berhitung yang bisa membuatnya bosan.
  3. Berikan nutrisi yang seimbang untuk tumbuh kembangnya yang  optimal. Karena gizi atau nutrisi dibutuhkan untuk mengoptimalkan  IQ anak Anda yang di atas rata-rata.
  4. Berikan mainan yang mengasah kecerdasan seperti puzzle. Tapi berikan puzzle yang sesuai dengan umur anak Anda. Puzzle sederhana dengan satu obyek bisa diberikan untuk anak yang berumur kira-kira satu tahun. Semakin bertambah usia anak, maka semakin kompleks puzzle yang diberikan. Dengan stimulasi yang diberikan ini, diharapkan anak dengan IQ tinggi dapat belajar untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
  5. Ajarkan anak untuk tidak cepat menyerah dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. 

0 Komentar

Belum ada komentar