Sukses

Manfaat Dongeng untuk Keterampilan Bahasa Anak

Ritual mendongengkan anak bisa dibilang sudah hampir ditinggalkan. Padahal, manfaatnya sangat besar terutama untuk kemampuan bicara dan bahasa anak.

Keterampilan berbahasa pada anak berhubungan dengan kecerdasan linguistik. Apabila anak tipe belajar visual, Anda dapat menyebutkan suatu kata tertentu dan meminta anak untuk memperhatikan. Apabila ia termasuk tipe auditori, maka sering-seringlah mengajak anak bercerita atau mengobrol. Apabila anak tergolong tipe kinestetik atau tidak bisa diam, saat Anda mengajar kata tertentu, arahkan tangan anak memegang benda tersebut.

Sebenarnya, belajar berbicara serta berbahasa telah dipelajari bayi sejak berada dalam kandungan seorang Ibu. Di mana bayi yang ada dalam kandungan ibu mendengar suara dari ayah dan ibunya, serta memberikan respons saat diberikan rangsangan berupa suara atau ketukan pada perut sang ibu. Setelah lahir, bayi yang baru lahir juga langsung akan belajar berbahasa dari yang ia dengar setiap hari, terutama orangtua mereka.

Membacakan dongeng bisa menjadi salah satu cara untuk mengasah kecerdasan lingustik anak. Bisa dikatakan, kebiasaan membaca dongeng hampir saja punah oleh teknologi zaman sekarang yang semakin berkembang dari tahun ke tahun. Padahal banyak manfaat dari membacakan dongeng kepada anak. Salah satunya adalah untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak Anda.

Selain itu, membaca dongeng akan merekatkan hubungan Anda dengan anak. Semakin rutin Anda membacakan dongeng untuk anak, itu akan membuat Anda semakin dekat dengannya, dan kegiatan membaca pada kemudian hari akan semakin menyenangkan. Tak hanya itu, dengan membacakan dongeng maka anak Anda akan semakin banyak mengenal bahasa dari cerita yang Anda bacakan.

Membaca buku dengan anak-anak membantu mengembangkan keterampilan bahasa mereka dengan:

  • Meningkatkan keterlibatan anak pada bahasa. Cerita yang menarik sangat membantu orangtua dalam mengajari kemampuan bicara dan bahasa, serta membantu anak menemukan bahasa yang baru setiap harinya saat cerita dibacakan.
  • Melibatkan imajinasi anak-anak, merangsang imajinatif anak Anda (cara utama anak-anak belajar tentang dunia), dan memperkenalkan anak kepada hal-hal dan tempat-tempat yang mungkin tidak dapat mereka temui di dunia nyata. Misalnya dinosaurus.

Untuk memaksimalkan fungsi membaca dongeng, jangan lupa ajak anak Anda untuk mendengar sambil melihat gambar yang ada dalam buku dongeng tersebut. Untuk anak yang berumur 1-3 tahun, pilih buku dongeng dengan gambar yang besar disertai tulisan yang tidak terlalu banyak. Semakin anak besar, pilih buku yang gambarnya lebih sedikit serta tulisan yang lebih banyak.

0 Komentar

Belum ada komentar