Sukses

Osteoporosis dan Penyakit Eksim Berhubungan, Benarkah?

Osteoporosis adalah penyakit yang menyerang tulang, sedangkan eksim adalah penyakit yang menyerang kulit, dan merupakan dua hal yang diyakini saling berhubungan. Namun, benarkah osteoporosis dan penyakit eksim benar-benar berhubungan? Berikut info medis d
Osteoporosis adalah sebuah kelainan yang menyebabkan penurunan kekuatan tulang sehingga tulang menjadi lemah dan rapuh, dan berisiko menyebabkan patah tulang. Tingkat kejadian osteoporosis dapat meningkat pada mereka yang menderita penyakit eksim. Namun, benarkah demikian?

Penyakit eksim adalah peradangan yang terjadi pada kulit. Dalam sebuah penelitian terhadap 5.000 orang dengan dan tanpa penyakit eksim, peneliti menemukan bahwa mereka yang menderita penyakit eksim lebih rentan terhadap osteoporosis dan patah tulang dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita penyakit eksim.

Prevalensi penderita penyakit eksim dari penelitian tersebut adalah 7,4%. Di antara mereka yang tidak menderita penyakit eksim, prevalensi terjadinya patah tulang adalah 32%. Sedangkan prevalensi terjadinya patah tulang pada mereka yang menderita penyakit eksim adalah 41%.

Penelitian lebih lanjut mengatakan bahwa lebih dari 6% kelompok penderita penyakit eksim untuk menderita patah tulang di bagian panggul atau tulang belakang memiliki perbandingan sebesar 4% dari orang dewasa yang bebas penyakit eksim.

Penyakit eksim berhubungan dengan penurunan densitas mineral tulang femur, trochanter dan tulang belakang. Orang dewasa dengan penyakit eksim memiliki risiko dua kali lebih berat terserang osteoporosis tulang femur dibandingkan orang dewasa yang tidak memiliki penyakit eksim.  

Beberapa penderita penyakit eksim pada subjek penelitian tersebut adalah pengguna aktif obat-obatan kortikosteroid. Hal tersebut yang menyebabkan hubungan antara penyakit dermatitis atopik dengan osteoporosis. Kortiskosteroid merupakan jenis obat yang dapat memicu pengeroposan tulang dan menghambat pembentukan tulang.

Dokter spesialis kulit menyebutkan bahwa pasien yang menderita dermatitis atopik tingkat menengah ataupun tingkat berat dengan paparan kortikosteroid sistemik sebelumnya sebaiknya melakukan pemeriksaan oleh ahli osteoporosis dan/atau scan DEXA (Foto X-ray untuk mengetahui massa densitas/kepadatan tulang).

0 Komentar

Belum ada komentar