Sukses

Pria Juga Butuh Kolagen Agar Awet Muda

Untuk mendapatkan kulit yang sehat, tidak cukup dengan perawatan yang dari luar saja. Perawatan dari dalam tubuh berupa konsumsi vitamin dan antioksidan juga dibutuhkan untuk menjaga agar kulit pria tetap sehat dan awet muda.

Penuaan tidak bisa dihindari oleh manusia, termasuk penuaan pada kulit. Lama-kelamaan kulit akan menjadi kering, kusam, muncul flek-flek hitam, berkerut, keriput, hingga kendur.

Penuaan tersebut dapat dicetuskan oleh berbagai faktor, seperti stres, polusi, rokok, pola makan yang tidak sehat, dan paparan sinar matahari.

Meski demikian, penuaan tersebut dapat diperlambat. Kulit membutuhkan asupan gizi yang mengandung antioksidan untuk melawan berbagai tanda-tanda penuaan dini, salah satunya dengan mengonsumsi vitamin C dan E yang merupakan antioksidan kuat.

Vitamin C

Vitamin C – atau disebut juga asam askorbat – merupakan vitamin larut air yang memiliki kemampuan antioksidan yang ampuh. Vitamin ini tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, sehingga harus didapatkan dari makanan.

Jenis makanan yang mengandung vitamin C paling banyak di antaranya jeruk, blackcurrant, rose hip, jambu, paprika, dan parsley.

Untuk mendapatkan manfaat antioksidannya bagi kesehatan kulit, vitamin C dapat dioles langsung atau dikonsumsi. Selain bermanfaat menangkal radikal bebas, vitamin yang mudah rusak apabila terkena cahaya langsung ini juga bermanfaat dalam pembentukan kolagen dan menangkal akibat buruk dari sinar ultraviolet.

Berdasarkan penelitian, vitamin C dengan konsentrasi antara 5-15% terbukti memberikan manfaat anti-penuaan dini yang optimal. Berbagai studi telah membuktikan bahwa manfaat vitamin C akan bertambah apabila digunakan bersamaan dengan vitamin E.

Vitamin E

Vitamin E – atau disebut juga tokoferol – merupakan vitamin larut lemak yang merupakan antioksidan kuat. Vitamin E dan C dapat bekerja dengan sinergis dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin E juga dapat memperlambat kerusakan kolagen kulit yang otomatis menghambat terjadinya penuaan dini.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin E adalah sayur-sayuran, minyak biji bunga matahari, jagung, kacang-kacangan, dan daging.

Vitamin E dapat digunakan dengan cara dioles langsung ke kulit maupun dikonsumsi. Menurut berbagai penelitian, pengolesan vitamin E ke kulit dapat bermanfaat menghaluskan kulit serta meredakan kemerahan, iritasi, luka bakar dan penuaan akibat paparan sinar matahari. Berdasarkan penelitian, konsentrasi vitamin E yang paling optimal untuk terapi adalah 2-20%.

Kolagen Pun Tak Kalah Penting

Selain karena paparan zat oksidan, penuaan kulit juga dapat terjadi karena produksi dan jumlah kolagen di kulit yang menurun. Kolagen terdapat pada lapisan dermis kulit. Kolagen sangat penting bagi kulit karena kolagen berperan dalam mempertahankan struktur, kelembapan, dan kekenyalan kulit.

Seiring dengan bertambahnya usia, jumlah kolagen akan berkurang kurang lebih 1% setiap tahunnya. Pengurangan kolagen ini dapat dipercepat oleh oksidan dan paparan sinar ultraviolet dari matahari.

Penuaan semakin terjadi karena kegagalan tubuh untuk menggantikan kolagen yang rusak dan hilang. Oleh karena itu, asupan kolagen dari luar pun menjadi signifikan.

Konsumsi Suplemen Kolagen

Berbagai penelitian telah membuktikan manfaat dari konsumsi suplemen kolagen bagi kesehatan kulit, terutama dalam mengatasi penuaan dini. Suplemen ini umumnya dibuat dari kartilago (tulang rawan), ceker ayam, ikan, atau kulit hewan.

Penelitian yang telah dilakukan di berbagai negara menunjukkan bahwa setelah dikonsumsi, kolagen dicerna dan disalurkan ke seluruh tubuh. Watanabe-Kamiyama dkk menemukan bahwa kadar kolagen masih tetap tinggi di kulit hingga 14 hari setelah konsumsi.

Maryam Borumand meneliti bahwa suplemen kolagen ini akan memberi hasil yang memuaskan apabila dikonsumsi sekali sehari sebelum makan pagi, menyimpan produk di tempat yang kering dan sejuk, serta menghindarkannya dari sinar matahari langsung.

Saat ini telah tersedia suplemen gabungan antara kolagen dan elastin, dengan perbandingan yang sesuai dengan keadaan kulit normal kita. Perpaduan kolagen dan elastin ini memiliki manfaat lebih dalam mencegah kerutan. Serat elastin bersama dengan kolagen bekerja sinergis memberi lapisan dermis kulit kekenyalan yang maksimal.  

Sebuah studi menunjukkan bahwa perpaduan kolagen dan elastin memiliki manfaat antikerut, merangsang kulit agar tampak kencang, mencegah kulit kendur, meminimalkan garis-garis dan kerutan, meningkatkan serta mempertahankan kelembapan kulit. 

0 Komentar

Belum ada komentar