Sukses

Kenali Gangguan Bicara dan Bahasa pada Anak

“Anak saya usia tiga tahun kenapa baru bisa bilang ‘Mama’, ya?” Pertanyaan seperti itu akan membuat semua orangtua khawatir. Ayah dan Bunda sebagai orangtua tentu takut jika ternyata ada sesuatu terhadap anak.

Gangguan berbicara dan berbahasa dalam bahasa kedokteran disebut dengan aphasia. Aphasia merupakan suatu keadaan di mana anak tidak mempunyai kemampuan dalam berbahasa akibat dari kerusakan otak. Kemampuan dalam berbahasa yang dimaksud meliputi berbicara, menulis, mengarang serta membaca.

Penyebab gangguan fungsi berbahasa ini karena adanya kerusakan otak pada hemisfer otak besar. Otak mempunyai dua bagian penting. Kerusakan pada kedua bagian ini akan menyebabkan gangguan berbahasa.

Agar Bunda mengetahui kapan anak terlambat bicara, sebaiknya Bunda mengenal terlebih dahulu tahapan perkembangan bicara normal pada anak:

Usia 0-6 bulan: Saat lahir, anak hanya bisa menangis untuk menyatakan keinginannya. Pada usia 2-3 bulan, barulah ia dapat bersuara sederhana seperti ‘aaah’ dan ‘uuuh’ yang dikenal dengan istilah cooing. Dan di usia ini pula, anak akan bereksperimen dengan suara-suara aneh. Begitu memasuki usia 6 bulan, ia akan memulai dengan kemampuan berbicara dengan satu suku kata, seperti ‘mamamamamama’ atau ‘papapapapapa’.

Usia 6-12 bulan: Pada usia ini, anak akan mulai babbling dengan menggunakan intonasi nada seperti yang dilakukan orangtuanya. Lalu mengucapkan ‘mama-papa’ tanpa arti apa-apa. Anak juga akan mulai menggunakan isyarat jika menginginkan sesuatu, misalnya dengan menunjuk untuk minta tolong diambilkan sesuatu. Di usia ini, ia sudah bisa diperintah dengan kata ‘ayo’, ‘sini’ atau ‘sana’. Saat usia 12 bulan, anak akan mengerti kira-kira 70 kata.

Usia 12-18: Pada usia ini, anak sudah bisa berkata 3-6 kata dengan arti. Dapat mengangguk atau menggelengkan kepala saat ditawarkan sesuatu.

Usia 18-24 bulan: Anak akan mengalami lonjakan bicara. Sebanyak 50% kata-katanya sudah dapat dimengerti pada usia 2 tahun.

Setelah mengerti tahapan bicara normal, Bunda juga harus mewaspadai jika anak:

  • Tidak menoleh jika dipanggi namanya dari belakang saat usia 6 bulan, serta tidak ada babbling di usia tersebut.
  • Tidak menunjukkan ekspresi wajah hingga usia 12 bulan. Tidak bisa menunjuk apa yang ia inginkan pada usia 12 bulan.
  • Tidak bisa berkata apa pun hingga usia 16 bulan.
  • Tidak ada kata yang dimengerti saat anak berusia 2 tahun.

0 Komentar

Belum ada komentar