Sukses

Pentingnya Mengenali Bakat Anak Sejak Dini

Bakat anak yang tergali dengan baik akan mempengaruhi perkembangan diri mereka. Karena itulah, bakat anak perlu dimaksimalkan sedini mungkin.
Tahukah Ayah dan Bunda bahwa kecerdasan dan talenta merupakan dua hal yang berbeda? Setiap anak terlahir istimewa dan tentunya memiliki potensi masing-masing. Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda perlu mengetahui perbedaan kecerdasan dan talenta ini, agar dapat mengenali kemampuan anak sejak dini. Jika sudah berhasil mengenali kecerdasan dan talenta anak, Ayah dan Bunda dapat bekerja sama untuk mengembangkannya.

Kecerdasan adalah keseluruhan kapasitas untuk mengatasi masalah. Kecerdasan secara umum dikaitkan dengan kemampuan IQ dan kemampuan seperti membaca, menulis dan berhitung. Sedangkan bakat atau talenta adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam bidang tertentu, contohnya seperti keterampilan dalam bernyanyi, menari, bermain sepak bola, dan sebagainya.

Berikut ini delapan kecerdasan majemuk pada anak yang perlu diketahui, agar Ayah dan Bunda dapat membantunya tumbuh menjadi anak Generasi Platinum Multitalenta:

1.      Kecerdasan Linguistik

Tipe kecerdasan linguistik menitikberatkan kepada kemampuan penggunaan bahasa melalui aktivitas membaca, menulis, dan bicara. Anak yang memiliki kecerdasan ini sangat menonjol dalam bermain kata, mengarang cerita dan puisi, berpidato, serta gemar terlibat dalam diskusi maupun debat.

2.      Kecerdasan Logika-Matematik

Kecerdasan logika-matematik berhubungan dengan angka, matematika, dan logika untuk memahami berbagai pola yang terjadi dalam kehidupan. Pola tersebut antara lain pola pikir, pola angka, pola visual, pola warna, dan lain-lain. Anak yang menonjol dalam kecerdasan ini memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah, senang bermain puzzle atau teka-teki, senang melakukan eksperimen, senang menanyakan berbagai pertanyaan, dan mahir menganalisa orang lain.

3.      Kecerdasan Visual Spasial

Jenis kecerdasan ini berhubungan dengan bentuk, gambar, pola, warna, desain, dan tekstur yang dapat dilihat dengan mata. Anak yang menonjol dalam bidang ini umumnya mahir menggambar, melukis, membuat figur dengan tanah liat, serta mengolah kertas dan kain. Ia juga mahir membaca peta, membayangkan bangun ruang, dan visualisasi benda.

4.      Kecerdasan Kinestetik

Anak yang memiliki kecerdasan ini umumnya menonjol dalam bidang olahraga dan aktivitas fisik lainnya, seperti menari, mengendarai sepeda, mobil, menjaga keseimbangan tubuh, dan lain-lain.

5.      Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, terutama teman dan rekan kerja. Anak dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif, kemampuan sosial yang baik, memiliki banyak teman, dan senang bekerja dalam tim.

6.      Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan  ini memungkinkan anak untuk mengintrospeksi diri sendiri mengenai makna dan tujuan hidup, kepercayaan, emosi, dan spiritualitas diri sendiri.

7.      Kecerdasan Naturalis

Anak dengan tipe kecerdasan ini sangat tertarik dan menghargai segala sesuatu yang berhubungan dengan alam, seperti tumbuh-tumbuhan, hewan, lingkungan, cuaca, dan lain-lain.

8.      Kecerdasan Musikal

Tipe kecerdasan  ini menekankan pada kemampuan untuk mengenali nada, vibrasi, bunyi, dan ketukan.

Karena stimulasi merupakan cara efektif untuk memaksimalkan perkembangan anak, maka setiap kecerdasan di atas harus diperkenalkan sejak dini. Semakin sering proses stimulasi pada anak, maka kemungkinan ia untuk memiliki lebih dari satu talenta yang belum tergali akan semakin besar.

0 Komentar

Belum ada komentar